Wamenhan Richard Dorong Penguatan Kerja Sama Pertahanan Kawasan di ADMM-Plus

rctiplus.com
11 jam lalu
Cover Berita
Wamenhan Richard Dorong Penguatan Kerja Sama Pertahanan Kawasan di ADMM-PlusNasional | sindonews | Selasa, 3 November 2026 - 17:35Dengarkan Berita

Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Bidang Strategi, Doktrin, dan Pembangunan Kekuatan Jenderal TNI Richard T.H. Tampubolon mengusulkan penguatan pertahanan di kawasan Asia Tenggara dan sekitarnya. Ada tiga langkah utama dalam memperkuat kerja sama pertahanan tersebut.

Usulan tersebut disampaikan Richard dalam pertemuan ASEAN Defence Ministers’ Meeting Plus (ADMM-Plus) ke-13 di Cebu, Filipina, Kamis, 29 Oktober 2026. Pertemuan itu berlangsung sehari setelah ADMM ke-20.

Pertemuan ADMM-Plus ke-13 turut dihadiri Menteri Perang Amerika Serikat Pete Hegseth. Sementara itu, Menteri Pertahanan China Dong Jun tidak hadir. China diwakili Atase Pertahanan Kedutaan Besarnya di Manila.

Baca juga: Richard Tampubolon Resmi Jadi Wamenhan, Ini Profil dan Rekam Jejak Militernya

Baca Juga:BMKG: Indonesia Masih Didominasi Kemarau, Hujan Lebat di Berpotensi Turun Awal Oktober

Dalam forum tersebut, Richard menekankan pentingnya dialog yang terbuka, tulus, dan saling menghormati untuk membangun kepercayaan di antara negara-negara peserta. Indonesia juga mengapresiasi partisipasi negara-negara anggota ASEAN dan mitra dalam latihan gabungan ADMM-Plus Combined Field Training Exercise (FTX) bertajuk Exercise Trident Resolve 2026. Latihan tersebut digelar di Banten pada September 2026.“Keberhasilan latihan itu diharapkan dapat menjadi pijakan untuk meningkatkan kerja sama pertahanan yang lebih terintegrasi, terutama dalam menghadapi situasi krisis,” ujarnya, Selasa (2/11/2026).

Lihat video: Prabowo Rombak Jabatan Strategis, Kepala BNPB & Wamenhan Resmi Berganti!Selain itu, Richard menegaskan penghormatan terhadap kedaulatan negara dan penyelesaian perbedaan melalui cara-cara damai harus menjadi prinsip dasar kerja sama pertahanan. Menurut Richard, kedua prinsip tersebut penting untuk menjaga sentralitas ASEAN sekaligus membangun arsitektur keamanan kawasan yang seimbang, inklusif, dan memiliki legitimasi.

“Soliditas merupakan kunci keamanan kawasan, sementara keamanan menjadi fondasi bagi kemakmuran negara-negara di kawasan,” katanya.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Oposisi Israel Bakal Bertemu, Netanyahu Ogah Koalisi dengan Partai Arab
• 23 jam lalu
0
thumb
Angkasa Pura Alihkan Seluruh Saham GMFI ke InJourney Senilai Rp 5,6 T
• 12 jam lalu
0
thumb
Kemensos Sambut Usulan Gelar Pahlawan Nasional untuk Wartawan Udin
• 8 jam lalu
0
thumb
Anthropic Klaim Pendapatan Melonjak 1.100 Persen Jelang IPO
• 17 jam lalu
0
thumb
Asap Karhutla Picu Risiko Gangguan Pernapasan Anak dalam Jangka Panjang
• 10 jam lalu
0
Berhasil disimpan.