Polri menegaskan komitmennya dalam memberikan jaminan rasa aman, nyaman, dan damai bagi seluruh umat beragama di Indonesia dalam menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara. Salah satu wujud komitmen tersebut dilakukan melalui pendekatan dialog bersama tokoh agama lewat program kerja kepolisian bertajuk 'Minggu Kasih'.
Melalui program tersebut, Polri berharap hubungan kerja sama dan sinergisitas dengan masyarakat, khususnya tokoh-tokoh agama Katolik di Indonesia, dapat terjalin semakin kuat di lapangan.
"Tentunya kami ingin memberikan pesan damai kepada umat Katolik yang ada di Indonesia agar bisa menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara dengan aman, damai, dan tenteram. Kami Polri tentunya menjamin itu," kata Kapolri dikutip dari tayangan Breaking News Metro TV, Rabu, 3 November 2026.
Kapolri menyampaikan bahwa institusi kepolisian senantiasa terbuka menerima berbagai masukan, saran, dan informasi dari seluruh elemen masyarakat. Komunikasi dua arah tersebut dinilai krusial agar langkah penanganan dan pelayanan aparat dapat berjalan cepat serta komprehensif.
"Dengan masukan-masukan itu, kami bisa melakukan upaya penanganan yang lebih cepat, lebih komprehensif, dan tentunya dalam rangka memberikan pelayanan serta pengayoman kepada masyarakat," ucap Kapolri.
Baca Juga :
ASDP Bebaskan Tarif Pelabuhan saat Nataru 2026/2027, Ini JadwalnyaLebih lanjut, Kapolri menekankan bahwa kebebasan dan kenyamanan dalam beragama dijamin secara tegas oleh konstitusi, khususnya dalam Pasal 29 Undang-Undang Dasar (UUD) 1945. Kerja sama yang erat antara aparat penegak hukum dan pemuka agama diyakini menjadi pilar utama dalam merawat stabilitas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) di seluruh pelosok Tanah Air.
"Semoga apa yang kita diskusikan sore hari ini, kita sudah berkomitmen untuk bekerja sama ke depan lebih erat lagi, sehingga harkamtibmas di wilayah Indonesia bisa lebih kondusif dan masyarakat betul-betul bisa merasakan wujud kedamaian serta kenyamanan dalam beragama," ucapnya.





Komentar (0)