Pebulu tangkis tunggal putri Korea Selatan An Se Young membidik gelar juara kesebelas musim ini di turnamen Korea Open 2026 pekan ini. Dikutip dari laporan Djarum Badminton, atlet nomor satu dunia tersebut berpeluang besar menyamai rekor impresif 11 gelar juara miliknya pada musim 2025.
Turnamen level BWF World Tour Super 500 ini resmi bergulir di Jinnam Gymnasium, Yeosu, mulai Selasa. An Se Young yang baru saja meraih titel French Open 2026 akan mengawali perjalanannya di hadapan publik tuan rumah dengan menghadapi wakil Bulgaria, Kaloyana Nalbantova.
Peluang Emas An Se Young di Depan Publik Tuan RumahPeraih medali emas Olimpiade Paris 2024 tersebut memiliki modal berharga menjelang laga babak pertama melawan Kaloyana Nalbantova. Catatan resmi menunjukkan bahwa An Se Young unggul mutlak 3-0 dalam riwayat pertemuan atas pemain asal Bulgaria tersebut.
Keunggulan statistik tersebut menempatkan sang bintang tuan rumah dalam posisi yang sangat diunggulkan untuk melaju mulus. Kemenangan pada ajang ini tidak hanya menambah koleksi trofi bergengsi, tetapi juga mengukuhkan dominasinya di panggung bulu tangkis global.
Perjuangan Wakil Tuan Rumah dan Dinamika Tunggal PutraTuan rumah juga menaruh harapan besar pada sektor ganda putra melalui pasangan unggulan utama, Kim Won Ho dan Seo Seung Jae. Juara bertahan turnamen tersebut dijadwalkan memulai langkah pertahanan gelar dengan menantang pasangan Republik Ceko, Jiří Kral dan Ondřej Kral, yang menjadi perjumpaan perdana bagi kedua kubu.
Sementara itu, persaingan di sektor tunggal putra mengalami perombakan bagan pertandingan setelah unggulan kedelapan asal China, Li Shi Feng, memutuskan mundur. Kondisi ini membuat pemain Hong Kong, Lee Cheuk Yiu, dialihkan untuk berhadapan dengan wakil Indonesia, Prahdiska Bagas Shujiwo, yang menempati peringkat ke-65 dunia.
Perubahan bagan juga dipicu oleh mundurnya juara HYLO Open 2026, Lakshya Sen, dari India. Situasi tersebut menyebabkan pebulu tangkis Jepang, Yudai Okimoto, berganti lawan untuk menghadapi Dong Tian Yao pada babak pembuka.
Langkah Anthony Ginting dan Badai Mundur Sektor Ganda PutriWakil tunggal putra Indonesia lainnya, Anthony Sinisuka Ginting, bertekad memaksimalkan turnamen ini untuk memperbaiki posisinya pada tabel peringkat dunia. Peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020 tersebut bakal melakoni duel sengit menghadapi pemain tuan rumah, Jeon Hyeok Jin, sementara wakil Korea Selatan lainnya, Yoo Tae Bin, dijadwalkan bersua H.S. Prannoy asal India.
Kejutan besar turut melanda sektor ganda putri menyusul keputusan mundurnya pasangan unggulan teratas asal Jepang, Yuki Fukushima dan Mayu Matsumoto. Mundurnya ganda putri andalan Jepang tersebut mengangkat pasangan Bulgaria, Gabriela Stoeva dan Stefani Stoeva, naik status menjadi unggulan nomor satu turnamen.
Daftar penarikan diri bertambah panjang setelah unggulan kelima asal Jepang, Sayaka Hirota dan Ayako Sakuramoto, ikut memutuskan batal berlaga. Perubahan ini membuka jalan bagi pasangan China, Liu Yu dan Wang Ting Ge, yang kini harus bersiap melawan pasangan baru di partai pembuka.






Komentar (0)