Ngeri! Rekonstruksi Ungkap Balita 20 Bulan Diduga Ditenggelamkan Berulang Kali ke Ember hingga Muntah

tvonenews.com
4 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Rekonstruksi kasus kematian balita berusia 20 bulan di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, mengungkap rangkaian dugaan kekerasan yang dilakukan ayah tiri korban. Dalam salah satu adegan, tersangka berinisial AR memperagakan tindakan mencelupkan tubuh korban berulang kali ke dalam ember berisi air di toilet umum.

Berdasarkan adegan rekonstruksi, tindakan tersebut diduga membuat korban muntah-muntah. Peristiwa ini menjadi bagian dari penyidikan kasus kematian anak yang melibatkan ayah tiri dan ibu kandungnya sendiri.

Setelah korban meninggal dunia, kedua tersangka diduga membawa jasadnya berjalan kaki menuju kawasan Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, sebelum menguburkannya di lahan kosong. Polisi menduga ketidakmampuan ekonomi menjadi salah satu pemicu peristiwa tersebut.

Ayah tiri memperagakan adegan mencelupkan korban ke ember

Rekonstruksi kasus kematian balita tersebut memperlihatkan sejumlah adegan yang dilakukan tersangka AR di toilet umum Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Dalam salah satu adegan, AR memperagakan bagaimana dirinya mencelupkan korban ke dalam ember berisi air secara berulang kali.

Bahkan, dalam video rekonstruksi yang beredar, AR menjelaskan bahwa korban sempat mengalami muntah setelah tindakan tersebut dilakukan.

"Satu, dua, tiga (ditenggelamkan), sudah gini saya sedot lagi. Di sini belum muntah-muntah, di sana baru muntah-muntah," kata AR dalam video rekonstruksi, Senin (2/11/2026).

Adegan tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam penyidikan untuk menggambarkan tindakan yang diduga menyebabkan kematian korban.

Meski demikian, penyebab medis kematian balita tersebut tetap harus dipastikan melalui pemeriksaan forensik.

Peristiwa terjadi di toilet umum Pasar Kebayoran Lama

Kasus ini bermula pada Sabtu (31/10/2026) malam di sebuah fasilitas toilet umum di kawasan Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Korban merupakan anak perempuan berusia 20 bulan. Polisi menetapkan ayah tiri berinisial AR (22) dan ibu kandung berinisial JM (19) sebagai tersangka.
 

6 Fakta Mengerikan Kasus Balita 20 Bulan Tewas di Jaksel, Ditemukan Tanda Kekerasan Lama dan Kekurangan Gizi
Sumber :
  • ist

Keduanya diketahui memiliki dua anak dan korban merupakan anak paling kecil.

Dalam penyidikan, AR diduga menjadi pelaku utama kekerasan terhadap balita tersebut. Sementara JM diduga turut terlibat dalam rangkaian peristiwa setelah kematian korban, termasuk menyembunyikan jasadnya.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
400 Prajurit Marinir di Surabaya Dikerahkan untuk Donor Darah, Dukung Stok Darah bagi Pasien
• 6 jam lalu
0
thumb
Laba BUMN Naik 20 Persen pada Kuartal III 2026
• 5 jam lalu
0
thumb
Habib Bahar Buka Suara soal Polemik Herri Pras, Soroti Konten Caci Maki Ulama
• 3 jam lalu
0
thumb
Harga Tepung Melonjak, Menteri UMKM Siap Koordinasi Operasi Pasar dengan Kemendag
• 5 jam lalu
0
thumb
Gas, Kabel Laut, dan Risiko Mempersenjatai Ketergantungan
• 12 jam lalu
0
Berhasil disimpan.