Aramco Cetak Laba Rp564 Triliun pada Kuartal III-2026 di Tengah Serangan Houthi

idxchannel.com
11 jam lalu
Cover Berita

Raksasa minyak dunia, Saudi Aramco, mencatat laba yang lebih kuat dari perkiraan pada kuartal III-2026.

Aramco Cetak Laba Rp564 Triliun pada Kuartal III-2026 di Tengah Serangan Houthi.

IDXChannel - Raksasa minyak dunia, Saudi Aramco, mencatat laba yang lebih kuat dari perkiraan pada kuartal III-2026. 

Dilansir dari Investing pada Selasa (3/11/2026), perusahaan minyak terbesar di dunia tersebut diuntungkan oleh lonjakan harga minyak akibat konflik berkepanjangan di Timur Tengah.

Baca Juga:
Saudi Aramco Batalkan Pengiriman Minyak ke Eropa hingga Oktober

Perusahaan milik pemerintah Arab Saudi itu mencatat laba bersih yang disesuaikan naik menjadi 116,995 miliar riyal Saudi (Rp564 triliun), meningkat dari 107,81 miliar riyal pada periode yang sama setahun sebelumnya. 

Angka ini jauh melampaui estimasi Bloomberg yang sebesar 107,87 miliar riyal.

Baca Juga:
Kantor Pusat Raksasa Energi Saudi Aramco Dihantam Rudal Houthi.

Laba bersih mengalami penurunan dibandingkan dengan 125,19 miliar riyal pada kuartal sebelumnya, disebabkan melandainya harga minyak karena meredanya ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Aramco mencatat harga rata-rata minyak mentah sebesar USD95,2 per barel pada kuartal lalu. Angka ini turun dari USD108,1 per barel pada kuartal kedua, namun lebih tinggi dibandingkan USD70,1 per barel pada tahun lalu.

Baca Juga:
Houthi Tegaskan Bakal Terus Serang Arab Saudi usai Hantam Markas Aramco

"Ketidakpastian geopolitik dan serangan terhadap fasilitas energi utama terus memperparah krisis pasokan energi global pada kuartal ketiga tahun 2026, dengan implikasi serius bagi ketahanan energi global," ujar CEO Aramco Amin Nasser, dalam sebuah pernyataan.

Ia menambahkan bahwa perusahaan terus berupaya menambah kapasitas penyimpanan di luar negeri. Langkah ini diambil menyusul serangkaian serangan besar terhadap fasilitas minyak Arab Saudi oleh kelompok Houthi asal Yaman.

Aramco sempat menangguhkan operasional pipa dan kegiatan pemuatan minyak di sepanjang Laut Merah akibat agresi kelompok Houthi. (Wahyu Dwi Anggoro)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Yamaha NMAX E Meluncur, Sekali Cas Bisa Jalan 104 Kilometer!
• 14 jam lalu
0
thumb
Bali satukan nelayan lewat Kampung Nelayan Merah Putih Seraya Timur
• 9 jam lalu
0
thumb
KSSK koreksi proyeksi pertumbuhan ekonomi 2026 jadi 5,4-5,5 persen
• 8 jam lalu
0
thumb
Kapolri Mutasi 264 Perwira Polri, Diantaranya Brigjen Pol Ade Ary
• 8 jam lalu
0
thumb
Cegah Korupsi Sejak Dini, Pemprov Jateng Perkuat Sistem Pengawasan Terintegrasi Bersama KPK, BPK, dan BPKP
• 11 jam lalu
0
Berhasil disimpan.