BYAN Bersiap Rombak Direksi seusai Haji Isam Kuasai 30,25% Saham

katadata.co.id
12 jam lalu
Cover Berita

Emiten batu bara milik konglomerat Low Tuck Kwong, PT Bayan Resources Tbk (BYAN), bersiap merombak susunan direksi dan dewan komisarisnya. Perombakan tersebut bakal dilakukan lewat Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) BYAN yang digelar pada Senin (23/11) tiga pekan mendatang.

Rencana perombakan itu menjadi sorotan setelah pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam mengambil alih sekitar 30,25% saham perseroan melalui PT Jhonlin Baratama. Dalam RUPSLB nanti, BYAN mengagendakan dua keputusan utama, yakni persetujuan perubahan susunan anggota direksi dan perubahan susunan anggota dewan komisaris.

Manajemen BYAN menjelaskan, perubahan susunan direksi mengacu pada Pasal 14 Anggaran Dasar Perseroan juncto Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor 33/POJK.04/2014. Aturan tersebut menyebutkan pengangkatan, pemberhentian, maupun penggantian anggota direksi, termasuk pengunduran diri, harus diputuskan melalui rapat umum pemegang saham.

Ketentuan serupa berlaku untuk perubahan susunan dewan komisaris sebagaimana diatur dalam Pasal 17 Anggaran Dasar Perseroan juncto POJK Nomor 33/POJK.04/2014.

“Berdasarkan Pasal 14 Anggaran Dasar Perseroan juncto Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014, pengangkatan, pemberhentian, dan/atau penggantian, termasuk pengunduran diri, setiap anggota direksi diputuskan dalam rapat umum pemegang saham,” tulis direksi BYAN dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), dikutip pada Selasa (3/11).

Transaksi pengalihan saham BYAN dari Low Tuck Kwong dan Elaine Low kepada PT Jhonlin Baratama berlangsung di pasar negosiasi. Direktur BYAN, Alexander Ery Wibowo dan Alastair McLeod, sebelumnya menyampaikan bahwa proses itu diawali dengan penandatanganan perjanjian jual beli saham bersyarat (conditional share sale and purchase agreement) pada 16 September 2026.

Beberapa waktu setelahnya, Haji Isam melalui Jhonlin Baratama dilaporkan resmi mengakuisisi 30,25% saham BYAN atau setara dengan sekitar 10 miliar lembar saham. Transaksi tersebut menjadikan Jhonlin Baratama sebagai pemegang saham terbesar Bayan Resources. Kendati demikian, pemilik manfaat akhir (ultimate beneficial owner) BYAN hingga kini masih berada di tangan Low Tuck Kwong.

Susunan Direksi dan Komisaris BYAN Saat Ini

Menjelang RUPSLB tiga pekan lagi, susunan direksi BYAN saat ini terdiri atas delapan orang. Low Tuck Kwong menjabat sebagai direktur utama. Berikut perinciannya:

  • Low Tuck Kwong - Direktur Utama
  • Jenny Quantero – Direktur dan Sekretaris Perusahaan
  • Lim Chai Hock – Direktur
  • Low Yi Ngo – Direktur
  • Alastair Gordon Christopher McLeod – Direktur
  • Alexander Ery Wibowo – Direktur
  • Ulina Fitriani – Direktur
  • Siyoung Park – Direktur.

Sementara itu, jajaran Dewan Komisaris BYAN terdiri dari lima orang, yaitu:

  • Hendarman Soepanji – Komisaris Utama Independen
  • Lifransyah Gumay – Komisaris
  • Moermahadi Soerja Djanegara – Komisaris
  • Timur Pradopo – Komisaris Independen
  • Budiman – Komisaris Independen.

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Indonesia Bidik Kejuaraan Dunia Skateboard di Bali, Presiden World Skate Merespons
• 3 jam lalu
0
thumb
Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalakan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?
• 8 jam lalu
0
thumb
BNPB: Asap Masih Ditemukan di Wilayah Karhutla di Parigi Meski Sudah Diguyur Hujan
• 11 jam lalu
0
thumb
Laga Indonesia vs Yordania Berpotensi Pindah ke Turki Imbas Timur Tengah Memanas
• 14 jam lalu
0
thumb
Mobil Hangus Berisi Mayat Wanita di Indramayu Diduga Terkait Kasus Perampokan
• 7 jam lalu
0
Berhasil disimpan.