Korlantas Polri Hadir di Pondok Pesantren Daar El-Qolam, Layani Pembuatan SIM Secara Jemput Bola

kumparan.com
1 jam lalu
Cover Berita

Korlantas Polri terus memperkuat pelayanan publik yang humanis dan dekat dengan masyarakat melalui Program Pelayanan SIM Bersama Masyarakat. Kali ini, program tersebut menyambangi Pondok Pesantren Daar El-Qolam, Jalan Raya Serang Km. 35, Jayanti, Pasir Gintung, Tangerang, Banten.

Kehadiran pelayanan SIM di lingkungan pesantren mendapat sambutan luar biasa dari para santri. Mereka mengapresiasi langkah Korlantas Polri yang memberikan kemudahan pengurusan SIM melalui pelayanan jemput bola, baik untuk pembuatan SIM baru maupun perpanjangan, dengan prosedur yang mudah dan pelayanan yang transparan sesuai ketentuan.

Kakorlantas Polri Brigjen Pol Aries Syahbudin hadir didampingi Dirregident Korlantas Polri Brigjen Pol I Made Agus Prasatya, Kasubdit SIM Kombes Pol Hilman Wijaya, Kapolresta Tangerang Kombes Pol M. Indra Waspada A., serta Dirlantas Polda Banten Kombes Pol Oki Bagus Setiaji.

Program pelayanan SIM ini meliputi pelayanan administrasi, ujian teori, ujian praktik, serta edukasi keselamatan berkendara. Dari sekitar 3.000 santri Pondok Pesantren Daar El-Qolam, tercatat sebanyak 405 santri telah berusia 17 tahun dan memenuhi persyaratan untuk memiliki SIM.

Pimpinan Pesantren Daar El-Qolam Pusat, KH. Fairus Nahiduddin, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas perhatian serta kepedulian Korlantas Polri terhadap lingkungan pesantren.

Menurutnya, program ini bukan sekadar memberikan kemudahan dalam pengurusan SIM, tetapi juga menjadi sarana membangun sinergi antara kepolisian dan dunia pendidikan dalam menanamkan kesadaran serta budaya tertib berlalu lintas.

Ia berharap program pelayanan jemput bola tersebut dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat. Keluarga besar Pondok Pesantren Daar El-Qolam menyambut positif kehadiran Polri yang hadir langsung memberikan pelayanan dan edukasi kepada para santri.

Dalam sambutannya, Kakorlantas Polri Brigjen Pol Aries Syahbudin mengajak seluruh santri untuk menjadikan disiplin berlalu lintas sebagai bagian dari karakter dan budaya kehidupan sehari-hari.

Ia menekankan bahwa kepatuhan terhadap aturan lalu lintas bukan hanya untuk menghindari pelanggaran, tetapi merupakan bentuk tanggung jawab dalam menjaga keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memotivasi para santri agar selalu tertib berlalu lintas, membangun karakter yang disiplin, serta patuh terhadap aturan. Keselamatan di jalan raya harus menjadi kebutuhan dan kesadaran bersama,” ujar Kakorlantas.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud komitmen Polri untuk selalu hadir bersama masyarakat, saling membantu, mendukung, menguatkan, dan mengingatkan. Korlantas Polri ingin memastikan bahwa pelayanan kepolisian tidak hanya menunggu masyarakat datang ke kantor pelayanan, tetapi juga proaktif mendatangi masyarakat, mendengarkan kebutuhan mereka, dan memberikan solusi yang memudahkan.

Melalui program Pelayanan SIM Bersama Masyarakat, Korlantas Polri berharap terbangun kedekatan antara Polri dan masyarakat sekaligus memperkuat budaya tertib berlalu lintas sejak usia muda. Polri hadir melayani, masyarakat semakin peduli, keselamatan berlalu lintas menjadi tanggung jawab bersama.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Bahlil soal Tunda Ekspor Listrik ke Singapura: Harganya Belum Cocok, Kita Gak Bisa
• 19 jam lalu
0
thumb
Bahlil Ubah Aturan Usaha Tambang, UMKM hingga BUMD Daerah Bakal Dapat Prioritas IUP
• 1 jam lalu
0
thumb
PTPP Raih Kontrak EPC Dermaga 11 Pupuk Kaltim Senilai Rp400 Miliar
• 1 jam lalu
0
thumb
Terseret Arus saat Mandi di Pantai Keramas Bali, Pemuda 19 Tahun Ditemukan Tewas
• 22 jam lalu
0
thumb
Denny Indrayana: Gibran Lakukan Pembangkangan Konstitusi jika Tak Mundur
• 17 jam lalu
0
Berhasil disimpan.