RI Siaga 1 di Bulan November! Muncul Titik Kuning-Ungu, Ini Artinya

cnbcindonesia.com
2 jam lalu
Cover Berita
1/5

Memasuki musim hujan, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gerakan tanah di berbagai wilayah Indonesia. Dikutip dari akun Instagram Badan Geologi (@badan.geologi) Selasa (3/11/2026), curah hujan yang meningkat di sebagian besar wilayah Indonesia dapat memicu terjadinya bencana tersebut. Indks warna ungu menunjukkan peringatan dini kategori Tinggi, sedangkan kuning berarti Menengah. (Tangkapan Layar Badan Geologi)

2/5

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memetakan sebanyak 5.090 kecamatan di 443 kabupaten/kota yang tersebar di 38 provinsi berpotensi mengalami gerakan tanah pada November 2026. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.053 kecamatan (40,3%) masuk kategori menengah, 2.942 kecamatan (57,8%) kategori menengah-tinggi, dan 95 kecamatan (1,9%) kategori tinggi. (Tangkapan Layar Badan Geologi)

3/5

Selain itu, sebanyak 290 kecamatan juga berpotensi mengalami banjir bandang atau aliran bahan rombakan. Badan Geologi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat memasuki periode curah hujan tinggi, serta memperhatikan potensi bencana di lingkungan masing-masing. (Tangkapan Layar Badan Geologi)

4/5

Peringatan dini curah hujan tinggi berlaku pada Dasarian I November 2026 atau periode 1-10 November. Dilansir BMKG, sejumlah kabupaten/kota di Indonesia masuk dalam kategori Waspada, Siaga, hingga Awas. Pada kategori Waspada, wilayah yang terdampak meliputi Aceh, Sumatra Utara, Riau, Jambi, Kepulauan Riau, Sumatra Barat, Sumatra Selatan, Bengkulu, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Sulawesi Barat, Papua Pegunungan, dan Papua Tengah. Indeks warna kuning dengan tanda seru pada peta berarti potensi terjadinya hujan sedang-lebat, petir, angin kencang. (Dok. BMKG)

5/5

Sementara itu, kategori Siaga mencakup kabupaten/kota di Aceh, Sumatra Utara, Jambi, Sumatra Barat, Bengkulu, Banten, dan Jawa Barat. Adapun kategori Awas berlaku di sejumlah kabupaten/kota di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Masyarakat di wilayah tersebut diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak curah hujan tinggi selama periode tersebut. (Dok. BMKG)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kepala BKN Bicara soal Pensiun ASN, Cermati Baik-Baik, Jangan Gegabah
• 21 jam lalu
0
thumb
Elon Musk Prediksi Uang Tak Lagi Penting pada 2036 Berkat AI dan Robot
• 2 jam lalu
0
thumb
Pramono Targetkan Tiga Bulan Keliling ke 44 Kecamatan untuk Pecahkan Persoalan di Tingkat Bawah
• 6 jam lalu
0
thumb
Kakorlantas Polri Perkuat Pengamanan Nataru 2026–2027, Siapkan Simulasi Jalur hingga Antisipasi Mudik Lebaran
• 14 jam lalu
0
thumb
Belum Siap Balik Syuting, Amanda Manopo Fokus Urus Bayi hingga Minder Gegara Berat Badan Naik
• 17 jam lalu
0
Berhasil disimpan.