Saham TRUE dan SWAT Masuk Papan FCA, Kinerja Keuangan Jadi Sorotan

idxchannel.com
6 jam lalu
Cover Berita

BEI menempatkan saham PT Triniti Dinamik Tbk (TRUE) dan PT Sriwahana Adityakarta Tbk (SWAT) ke dalam papan pemantauan khusus.

BEI menempatkan saham PT Triniti Dinamik Tbk (TRUE) dan PT Sriwahana Adityakarta Tbk (SWAT) ke dalam papan pemantauan khusus. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Bursa Efek Indonesia (BEI) menempatkan saham PT Triniti Dinamik Tbk (TRUE) dan PT Sriwahana Adityakarta Tbk (SWAT) ke dalam papan pemantauan khusus. Keduanya dimasukkan karena persoalan keuangan.

Dengan keputusan tersebut, maka saham TRUE dan SWAT akan diperdagangkan dengan skema full-call auction (FCA). Skema ini berbeda dengan reguler karena aktivitas jual beli (bid-offer) lewat FCA akan dikumpulkan (pooling) terlebih dahulu sebelum dieksekusi pada jam-jam tertentu.

Baca Juga:
Puluhan Saham Keluar dari Papan FCA, Ada ADES hingga PACK

"Perubahan ini mulai efektif pada 3 November 2026," kata Pjs Kadiv Peraturan & Layanan Perusahaan Tercatat BEI, Bima Ruditya Surya dalam pengumuman dikutip Selasa (3/11/2026).

Dalam keterangannya, Bursa menempatkan saham TRUE karena kriteria 3, yakni perseroan tidak membukukan pendapatan dalam laporan keuangan terakhir (kuartal III-2026). Meski begitu, sejak awal tahun, TRUE mencatat penjualan sebesar Rp20,75 miliar.

Baca Juga:
Saham MKNT Keluar dari Papan FCA, Kembali ke Perdagangan Reguler

Sementara SWAT dimasukkan ke dalam papan pemantauan khusus dengan alasan kriteria 5, yakni memiliki ekuitas negatif dalam laporan keuangan terakhir.

Hingga 30 September 2026, SWAT mencatat ekuitas minus Rp2 miliar. Kondisi ini terjadi lantaran perusahaan terus mengalami kerugian sejak 2021 yang akhirnya menggerus modal.

Pada perdagangan hari ini, saham SWAT masih disuspensi oleh BEI. Sedangkan saham TRUE anjlok 7,14 persen ke Rp26, meneruskan akumulasi kerugian 87,62 persen sejak awal 2026.

(Rahmat Fiansyah)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Langgar Aturan Pasar Modal, OJK Cabut Izin Manajer Investasi Pratama Capital Assets Management
• 6 menit lalu
0
thumb
Telkom Raup Rp113,5 Triliun, Bisnis Data Center dan Digital Jadi Andalan
• 3 jam lalu
0
thumb
Sebut Gibran Tak Bisa Dibiarkan, Doli Golkar Dorong Pimpinan Parpol Segera Bertemu
• 22 jam lalu
0
thumb
Peneliti Jepang Soroti Transparansi Tata Kelola Tambang Indonesia
• 4 jam lalu
0
thumb
Ribuan Pramuka Sambut Daeng Manye di Apel Besar, Kemah Maju Pramuka 2026 Jadi Ajang Kreativitas Generasi Muda
• 5 jam lalu
0
Berhasil disimpan.