Pantau - Judoka muda Indonesia, Sashenka Cahaya Fatimah, berhasil mempersembahkan medali perunggu nomor -63 kilogram putri pada Youth Olympic Games Dakar 2026 di Senegal, Senin (2/11/2026), sekaligus membuka perolehan medali kontingen Merah Putih dalam ajang olahraga multicabang tingkat dunia tersebut.
Keberhasilan Sashenka di Dakar Expo Centre menjadi catatan bersejarah karena merupakan medali pertama Indonesia dari cabang olahraga judo sepanjang keikutsertaan dalam Youth Olympic Games sejak edisi perdana di Singapura pada 2010.
Sashenka memastikan medali perunggu setelah mengalahkan judoka Aljazair, Dounia Berrahoual, melalui keunggulan waza-ari pada pertandingan perebutan tempat ketiga.
"Senang dan bangga bisa meraih medali perunggu. Saya bisa sampai di sini berkat dukungan semua, teman, senior, pelatih, PB JI, NOC Indonesia, Kemenpora, CdM, dan tentunya orang tua serta keluarga, sehingga akhirnya saya bisa memberikan medali ini untuk Indonesia," kata Sashenka dalam keterangan tertulis, Selasa (3/11/2026).
Sashenka Bangkit Setelah Kalah dari Judoka Korea SelatanPerjalanan Sashenka menuju podium Youth Olympic Games Dakar 2026 tidak berlangsung mudah karena ia harus menghadapi kekalahan pada pertandingan pertamanya.
Pada laga pembuka, Sashenka berhadapan dengan judoka Korea Selatan, Kwak Yuju, dan harus mengakui keunggulan lawannya melalui ippon.
Kekalahan tersebut membuat Sashenka harus melanjutkan perjuangan melalui babak repechage untuk menjaga peluang meraih medali perunggu.
Pada pertandingan repechage round of 8, Sashenka menghadapi wakil Lebanon, Teressa Chayeb.
Judoka Indonesia itu berhasil bangkit dan mengalahkan Chayeb melalui ippon untuk melanjutkan langkah ke pertandingan berikutnya.
Kemenangan tersebut mempertemukan Sashenka kembali dengan Kwak Yuju yang sebelumnya mengalahkannya pada pertandingan pertama.
Dalam pertemuan kedua, Sashenka tampil lebih baik dan berhasil mengamankan dua poin.
Keunggulan tersebut mampu dipertahankan hingga pertandingan berakhir sehingga Sashenka berhasil membalas kekalahan sekaligus melaju ke perebutan medali perunggu.
Kalahkan Judoka Aljazair, Sashenka Pastikan Medali PerungguPada pertandingan penentuan medali perunggu, Sashenka menghadapi judoka Aljazair, Dounia Berrahoual.
Pertandingan berlangsung ketat karena kedua atlet tampil disiplin dan berhati-hati dalam membangun serangan.
Sashenka berusaha mencari peluang untuk mencetak poin di tengah perlawanan Berrahoual.
Ketika pertandingan menyisakan waktu satu menit 20 detik, Sashenka berhasil mencetak waza-ari yang membawanya unggul.
Judoka Indonesia tersebut kemudian mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir.
Hasil itu memastikan medali perunggu nomor -63 kilogram putri sekaligus menjadi medali pertama bagi kontingen Indonesia pada Youth Olympic Games Dakar 2026.
Pencapaian tersebut juga menandai sejarah baru bagi cabang olahraga judo Indonesia di ajang Olimpiade Remaja.
Sashenka Akui Sempat Tertekan Setelah Kekalahan PertamaSashenka mengungkapkan bahwa kekalahan dari Kwak Yuju pada pertandingan pembuka sempat memberikan tekanan terhadap dirinya.
Meski demikian, ia berusaha mengendalikan emosi dan mengembalikan fokus sebelum menghadapi pertandingan berikutnya.
"Awalnya saya percaya bisa menang. Mungkin memang takdir Allah belum ke sana, dan saya sempat kecolongan dari Korea. Setelah itu, saya berusaha menenangkan diri lagi saat bertanding melawan Lebanon," ujar Sashenka.
Setelah berhasil mengalahkan wakil Lebanon, Sashenka kembali mendapatkan kesempatan menghadapi judoka Korea Selatan tersebut.
Ia mengaku berusaha mengubah pendekatan dengan tampil lebih tenang dan menikmati jalannya pertandingan.
"Ketika masuk repechage round of 4, saya berpikir untuk bermain dengan enjoy dan rileks, serta berjuang semaksimal mungkin. Alhamdulillah, saya bisa menang melawan Korea," tuturnya.
Perubahan pendekatan tersebut membantunya meraih kemenangan dalam pertandingan ulang dan menjaga peluang untuk naik podium.
Medali Sashenka Jadi Sejarah Baru Judo IndonesiaKeberhasilan Sashenka memiliki arti penting bagi perkembangan prestasi judo Indonesia di tingkat internasional.
Sejak Youth Olympic Games pertama kali digelar di Singapura pada 2010, Indonesia belum pernah meraih medali dari cabang olahraga judo.
Catatan tersebut akhirnya berubah setelah Sashenka meraih perunggu di Dakar pada 2 November 2026.
Medali itu sekaligus menjadi pencapaian pembuka bagi kontingen Merah Putih dalam keikutsertaan pada Youth Olympic Games edisi 2026.
Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia, Ita Yuliati, menyampaikan rasa bangga atas perjuangan Sashenka yang berhasil mengharumkan nama Indonesia.
Keberhasilan tersebut diraih melalui rangkaian pertandingan yang menuntut Sashenka bangkit dari kekalahan awal hingga memenangkan laga perebutan medali perunggu.





Komentar (0)