Buma Internasional (DOID) Dirikan Anak Usaha Baru di Luar Bisnis Tambang

idxchannel.com
10 jam lalu
Cover Berita

PT BUMA Internasional Grup Tbk (DOID) melalui anak usahanya, mendirikan perusahaan baru bernama PT Bestari Mitra Talenta (BEST).

Buma Internasional (DOID) Dirikan Anak Usaha Baru di Luar Bisnis Tambang. (Foto Istimewa)

IDXChannel - PT BUMA Internasional Grup Tbk (DOID) melalui anak usahanya, PT Bisa Ruang Nuswantara (BIRU) dan PT Katalis Investama Mandiri (KIM), mendirikan perusahaan baru bernama PT Bestari Mitra Talenta (BEST).

"PT Bisa Ruang Nuswantara (BIRU) dan PT Katalis Investama Mandiri (KIM), yang merupakan anak perusahaan perseroan dengan kepemilikan saham perseroan masing-masing sebesar 99,99 persen pada BIRU dan 99,98 persen pada KIM, telah mendirikan perusahaan baru bernama PT Bestari Mitra Talenta (BEST)," ujar Direktur DOID Silfanny Fadillah Bahar dalam keterbukaan informasi, Selasa (3/11/2026).

Baca Juga:
Pangkas Modal dan MESOP, DOID Tarik 293,8 Juta Saham Treasuri

Silfanny menyatakan, maksud dan tujuan pendirian BEST adalah untuk menunjang kebutuhan operasional grup perseroan melalui kegiatan usaha di bidang aktivitas administratif dan penunjang usaha serta aktivitas telekomunikasi, pemrogaman komputer, konsultansi, infrastruktur komputasi, dan jasa informasi lainnya.

"Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut, BEST dapat melaksanakan kegiatan usaha yang meliputi penyediaan jasa penunjang fasilitas, kebersihan bangunan dan jasa lansekap, penyediaan tenaga kerja dan administrasi kantor, serta layanan teknologi informasi dan pengolahan data," katanya.

Baca Juga:
Rugi Bersih Buma Internasional (DOID) Susut 66 Persen, Ini Faktor Pendukungnya

Silfanny juga menegaskan, pendirian BEST tidak memberikan dampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha perseroan.

Baca Juga:
EBITDA Meningkat, Rugi DOID Turun Jadi Rp900 Miliar hingga Juni 2026

Sebagai informasi, DOID memegang PT Bisa Ruang Nuswantara (BIRU) sebanyak 249 saham atau setara Rp249 juta, dengan persentase kepemilikan 99,6 persen.

Saham DOID pada perdagangan Senin, 2 November 2026, ditutup turun 2 persen atau 3 poin ke level Rp147 per saham.

(Dhera Arizona)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Tak Perlu Dinaturalisasi, Eks Andalan Shin Tae-yong Ini Layak Dilirik John Herdman untuk Lini Depan Timnas Indonesia di FIFA Matchday
• 21 jam lalu
0
thumb
Kemenag Kembangkan ICBP, Data Perkawinan Bakal Jadi Dasar Kebijakan Ketahanan Keluarga
• 19 jam lalu
0
thumb
Telkom Raup Rp113,5 Triliun, Bisnis Data Center dan Digital Jadi Andalan
• 2 jam lalu
0
thumb
Puluhan Personel Damkar Makassar Tuntaskan Diklat Kualifikasi Pemadam Tingkat I
• 6 jam lalu
0
thumb
Magang Nasional LPP TVRI 2026 Dibuka: Syarat, Posisi, dan Cara Daftar via MagangHub
• 7 jam lalu
0
Berhasil disimpan.