PLN EPI Amankan Pasokan LNG dari Blok Masela selama 18 Tahun untuk Pembangkit Listrik

kompas.tv
11 jam lalu
Cover Berita
Ilustrasi. Fasilitas penyimpanan dan regasifikasi LNG PT PLN Energi Gas di Tarakan, Kalimantan Utara. (Sumber: ANTARA/HO-PT PLN EPI)

JAKARTA, KOMPAS.TV - PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) mengamankan pasokan gas alam cair atau liquefied natural gas (LNG) dari Blok Masela untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar pembangkit listrik di tengah proyeksi peningkatan konsumsi listrik nasional.

Melalui pengadaan tersebut, PLN EPI memperoleh kepastian pasokan LNG sebesar 2,5 juta ton per tahun (million tonnes per annum/MTPA) selama 18 tahun.

Penyaluran LNG dijadwalkan mulai akhir 2030 dan akan digunakan untuk mendukung kebutuhan gas pembangkit PLN Group di berbagai wilayah Indonesia.

Direktur Utama PLN EPI Rakhmad Dewanto mengatakan pengadaan ini juga diharapkan dapat membantu pengembangan lapangan gas bumi di dalam negeri.

Baca Juga: PLN Bidik Pengurangan 2,4 Juta Ton Batu Bara, Limbah Pertanian Desa Jadi Alternatif Energi

Dalam kerja sama tersebut, PLN EPI mengambil peran sebagai fundamental buyer atau pembeli utama yang memberikan kepastian penyerapan hasil produksi.

“Dengan volume 2,5 MTPA selama 18 tahun, kami mendukung pengembangan lapangan hulu migas di Indonesia dengan menjadi fundamental buyer agar proyek pengembangan hulu migas dapat segera dieksekusi,” ujar Rakhmad, Senin (2/11/2026), dikutip dari Antara.

Menurut Rakhmad, kepastian pasokan dari Wilayah Kerja (WK) Masela turut mendukung ketersediaan energi primer bagi pembangkit PLN Group dalam jangka panjang.

Kerja sama ini juga menjadi bagian dari pemanfaatan potensi gas bumi domestik untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan.

Siapkan Sumber Pasokan Selain Masela

Untuk mengurangi ketergantungan pada satu sumber pengadaan, PLN EPI turut menyiapkan pasokan LNG dari sejumlah wilayah kerja migas melalui pengembangan portofolio South Hub.

Empat wilayah yang menjadi sumber pasokan tersebut meliputi Muara Bakau, East Sepinggan, Ganal, dan West Ganal.

Pengadaan dari South Hub direncanakan berlangsung pada 2027 hingga 2037 dengan volume sekitar 191 kargo LNG atau setara 11,2 juta ton.

Baca Juga: Bahlil Tegaskan Kewenangan Izin Ekspor Listrik Ada di ESDM, Minta Danantara Tak Terpengaruh Lobi

Ketersediaan beberapa sumber gas tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan membangun pasokan energi primer yang lebih beragam. 

Pengamanan pasokan dari WK Masela dan pengembangan South Hub pun menjadi bagian dari persiapan PLN EPI dalam memenuhi kebutuhan gas pembangkit PLN Group untuk jangka panjang.

 

Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.

Penulis : Laela Putri Rahmadani Editor : Edy-A.-Putra

Sumber : Antara

Tag
  • pln epi
  • pasokan lng
  • masela
  • blok masela
  • WK Masela
  • LNG
Selengkapnya


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Ibu dan Dua Anak Wisuda Bareng di UNS, Raih S-3, S-2, dan S-1
• 20 jam lalu
0
thumb
Masih Ingat Park Hang-seo? Mantan Pelatih Vietnam Itu Ribut dengan Suporter di Thailand
• 22 jam lalu
0
thumb
Video: Q3-2016 Ekonomi Arab Saudi Terkontraksi 3,8%
• 19 jam lalu
0
thumb
Fuel Surcharge Tiket Pesawat Domestik November 2026 Tetap 40%
• 20 jam lalu
0
thumb
Misteri Laporan di Balik Penundaan Pilrek UNM, Panitia: Kami Tak Melanggar
• 22 jam lalu
0
Berhasil disimpan.