Banjir di 22 Desa di Pidie Jaya Mulai Surut

metrotvnews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Banda Aceh: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, menyatakan banjir yang melanda 22 gampong atau desa di kabupaten itu berangsur surut. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pidie Jaya Okta Handipa mengatakan, banjir dipicu meluapnya sejumlah sungai karena hujan deras sejak Sabtu, 31 Oktober 2026.

"Ketinggian air saat banjir berkisar 20 centimeter hingga satu meter. Saat ini, banjir di beberapa titik perlahan mulai surut. Namun, di beberapa titik masih ada genangan kecil dan lumpur," kata dia, melansir Antara, Senin, 2 November 2026.

Ia menyebutkan banjir juga menyebabkan aliran sungai baru di Gampong Dayah Usen, Kecamatan Meurah Dua. Namun, genangan air aliran baru tersebut sudah surut.

Baca Juga :

Banjir di Trumon Aceh Selatan Meluas, 794 Jiwa Terdampak
Okta mengatakan banjir tersebut menyebabkan sebanyak 1.450 keluarga di 22 gampong di lima kecamatan di Kabupaten Pidie Jaya, terdampak. Dari lima kecamatan tersebut, yang terbanyak di Kecamatan Meurah Dua, meliputi Gampong Geunteng, Gampong, Blang Cut, Gampong Dayah Usen, Gampong Meunasah Mancang, Gampong Pante Beurene, dan Gampong Dayah Kruet.

Begitu juga dengan Kecamatan Meureudu, meliputi enam desa, yakni Gampong Berawang, Gampong Meunasah Lhok, Gampong Manyang Cut, Gampong Mesjid Tuha, Gampong Grong-grong Beuracan, dan Gampong Manyang Lancok.

"Di Kecamatan Panteraja, banjir meliputi Gampong Lhok Puuk, Gampong Muka Blang, Gampong Teungoh, Gampong Masjid, dan Gampong Tunong," jelas dia.

Tim kementerian bersama unsur pemerintah daerah memantau sungai di Pidie Jaya, Aceh, Senin (2/11/2026). ANTARA/HO-Dok BPBD Pidie Jaya

Sedangkan di Kecamatan Bandar Baru meliputi Gampong Balang Sukon, Gampong Sagoe Langien, Gampong, Blang Glong, dan Gampong Baroh Cot. Sementara, di Kecamatan Bandar Dua hanya satu desa, yakni Gampong Jeulanga.

"Pengungsian warga terdampak banjir tersebut hanya empat keluarga. Pengungsi berada di Gampong Dayah Usen, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya," kata Okta.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pidie Jaya tersebut menyebutkan banjir menyebabkan beberapa infrastruktur dilaporkan rusak seperti jalan, tanggul jebol, serta satu unit sekolah rusak.

"Kami terus memantau kondisi di lapangan serta mengevakuasi warga terdampak banjir. Kendala di lapangan berupa akses menuju lokasi terdampak masih becek dan berlumpur serta hujan juga masih turun," jelas Okta.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
[FULL] Ray Rangkuti dan Aliansi Masyarakat Sipil Bicara soal Ijazah Gibran, Minta DPR Ambil Sikap
• 9 jam lalu
0
thumb
Peringatan MSCI Tak Bisa Dianggap Remeh, Pemerintah Diminta Bereskan Pasar Modal
• 6 jam lalu
0
thumb
2 Rumah dan Gudang Penuh Barang Elektronik Bekas di Sidoarjo Terbakar
• 17 jam lalu
0
thumb
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari ini Senin, 2 Oktober 2026 BMKG Prediksi Didominasi Cerah Berawan
• 22 jam lalu
0
thumb
Polisi Tangkap Sopir Truk Molen Maut yang Tewaskan 6 Orang di Rawalumbu Bekasi
• 22 jam lalu
0
Berhasil disimpan.