jpnn.com, JAKARTA - Kakorlantas Polri Brigjen Aries Syahbudin menekankan pentingnya sinergi lintas sektor, penguatan keselamatan transportasi, serta kesiapan pengamanan dan pengaturan lalu lintas guna memastikan perjalanan masyarakat berjalan aman, dan lancar.
Hal ini dikatakan Brigjen Aries Syahbudin saat menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Kesiapan Penyelenggaraan Angkutan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 di Kantor Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Jakarta, Senin (2/11).
BACA JUGA: Nataru 2026/2027: ASDP Gratiskan Tarif Jasa Kepelabuhanan
“Operasi Lilin itu operasi terpusat, bukan hanya operasi di bidang lalu lintas. Jadi, itu yang mengedepankan kegiatan preemtif maupun preventif, dan bisa menjawab semua yang disampaikan pada saat rakor,” ujar Aries.
Lebih lanjut, Aries juga mendorong agar Surat Keputusan Bersama (SKB) terkait pengaturan lalu lintas dan angkutan selama Nataru segera diselesaikan.
BACA JUGA: Pemerintah Berikan Stimulus, Harga Tiket Pesawat bakal Nataru Turun Hingga 12 Persen
Menurutnya, kepastian aturan diperlukan agar seluruh pihak, termasuk perusahaan transportasi dan logistik, dapat menyesuaikan jadwal operasional sejak dini.
Dengan demikian, potensi gesekan akibat penerapan pembatasan angkutan barang dapat diminimalkan.
BACA JUGA: Pengamat Minta Polri Lebih Terbuka terhadap Kritik & Konsisten Bangun Kepercayaan Publik
Dia mencontohkan pembatasan operasional kendaraan angkutan barang sumbu tiga yang membutuhkan sosialisasi dan kepastian waktu pemberlakuan.
Kakorlantas turut menyoroti pentingnya simulasi terhadap sejumlah infrastruktur dan jalur transportasi yang akan mendukung kelancaran Nataru 2026/2027.
Beberapa di antaranya adalah Tol Japek II Selatan, ruas Yogyakarta–Solo, serta jalur penyeberangan Ciwandan–Bandar Bakau Jaya (BBJ).
Menurut Aries, pelaksanaan pengamanan Nataru sekaligus menjadi kesempatan untuk menguji kesiapan berbagai skenario pengaturan lalu lintas dan pelayanan masyarakat sebelum menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 2027.
Pasalnya, volume kendaraan saat Lebaran diperkirakan meningkat jauh lebih besar dibandingkan periode libur Natal dan Tahun Baru.
“Karena nanti ujian sebenarnya adalah dua bulan berikutnya kita akan menghadapi Lebaran yang akan terjadi peningkatan yang berkali-kali lipat dibandingkan pelaksanaan Nataru itu sendiri,” kata dia.
Melalui rapat koordinasi kesiapan penyelenggaraan Angkutan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027, Brigjen Pol Aries menegaskan pihaknya berkomitmen untuk mempersiapkan perjalanan yang aman, tertib, lancar, dan serta pelayanan terbaik bagi masyarakat. (cuy/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Baznas Kerahkan 70 Personel Tangani Karhutla di Sejumlah Wilayah
Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan





Komentar (0)