Sebuah video memperlihatkan cekcok warga karena dugaan pungutan liar (pungli) di lahan kosong tanah merah, KSU, Sukmajaya, Depok viral di media sosial. Warga tak terima dimintai uang Rp 20 ribu saat anaknya main layangan di lokasi.
Dari video yang beredar di media sosial, terlihat warga debat dengan seorang pria. Warga tersebut tak terima dimintai uang Rp 20 ribu saat datang naik motor ke lokasi.
"Setiap hari di sini tempat orang main layangan, warga sini," ujar warga yang merekam.
"Layangan di sana, abang liat layangan ada nggak?," ujar pelaku.
"Kalau mobil wajar Rp 50 ribu dimintain," ujar warga.
"Sekarang pindahin, abang kalau nggak ada duit keluarin anaknya aja," ujar pelaku.
"Duit ada, cuma kok begini bayar, pungli ini jatohnya," ujar warga.
Pelaku kemudian mengusir anak kecil yang tengah bermain motoran. Warga tersebut tak terima anaknya diusir oleh pelaku dan terjadi cekcok kembali.
Diminta konfirmasi, Katim Jaguar Polres Metro Depok Ipda Suwinta mengatakan tanah tersebut berstatus quo. Polisi langsung ke lokasi dan menemukan seorang pemuda yang menunggu di pinggir lahan kosong pada Senin (2/11/2026) di lokasi.
"Tanah status quo sebenarnya itu kan. Tanah sering keributan di situ. (Saat ke lokasi) kita menemukan satu pemuda yang sedang duduk di pinggir tanah merah itu," ujar Ipda Suwinta saat dihubungi wartawan, Senin (2/11).
Polisi kemudian menemukan sebuah buku catatan berisi nota diduga hasil pungli. Setiap harinya lahan tersebut secara bergantian dijaga oleh orang yang berbeda.
"Ditemukan satu buku nota berisi catatan yang diduga hasil pungli. Yang ditangkap beda (dari viral). Mereka gantian ada hari-harinya, sehari dijaga 2 orang," ungkapnya.
Ipda Suwinta mengatakan pemuda tersebut tak kooperatif dan sempat melawan hingga menggigit jari anggota. Polisi menduga pelaku mengonsumsi obat-obatan terlarang.
"Kita hanya mengamankan karena dia tidak kooperatif. Akhirnya dia gigit anggota saya jarinya. Itu aja kita buatkan pasal. Makanya tadi sampai saya semakin curiga. Ya karena tadi apa dia mengkonsumsi obat-obat tertentu bagaimana gitu," ungkapnya.
Saat ini salah satu pelaku berinisial A tersebut telah diamankan. Pelaku juga tengah dilakukan pemeriksaan urine di Satres Narkoba Polres Metro Depok.
(dvp/mea)






Komentar (0)