Airlangga Sebut Surplus Perdagangan RI Tembus 10,61 Miliar Dolar AS, Soroti Defisit Migas

kompas.tv
3 jam lalu
Cover Berita
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan rencana pengembangan Bali menjadi pusat keuangan dalam acara International Fora for Kredit Program Pemerintah di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Kamis (29/10/2026). (Sumber: ANTARA/Rolandus Nampu)

 

JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan, neraca perdagangan Indonesia mencatat surplus 10,61 miliar dolar AS selama Januari-September 2026.

Dia mengatakan sektor minyak dan gas (migas) masih mengalami defisit sebesar 23,6 miliar dolar AS. Sedangkan sektor nonmigas mencatat surplus sebesar 34,21 miliar dolar AS.

"Surplusnya neraca perdagangan kita 10,61 miliar, dipicu oleh surplus nonmigas sebesar 34,21 miliar dan walaupun defisit migas mencapai 23,6 miliar," ujar Airlangga dalam konferensi pers usai rapat terbatas (ratas) dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (2/11/2026).

Selain capaian secara kumulatif, dia mengatakan neraca perdagangan Indonesia pada September 2026 juga mencatat surplus sebesar 3,36 miliar dolar AS.

Baca Juga: Rupiah Dekati Rp18.200 per Dolar AS, Menko Airlangga Yakin Tak Tembus Rp19.000

Surplus tersebut berasal dari sektor nonmigas sebesar 5,67 miliar dolar AS. Sementara sektor migas mengalami defisit sebesar 2,31 miliar dolar AS.

Airlangga menegaskan, kinerja perdagangan nonmigas menjadi penopang surplus neraca perdagangan Indonesia, meskipun perdagangan migas masih mencatatkan nilai defisit.

Ekspor Indonesia Naik 5,58 Persen

Airlangga juga menyampaikan perkembangan ekspor dan impor Indonesia selama Januari-September 2026.

Secara keseluruhan, nilai ekspor Indonesia mencapai 221,23 miliar dolar AS atau meningkat 5,58 persen secara tahunan (year on year).

Adapun nilai ekspor nonmigas tercatat sebesar 212,27 miliar dolar AS.

"Sedangkan dari ekspor kita lihat secara total naik 5,58 persen year on year. Jadi tahun ini Januari-September 221,23 miliar. Kemudian dari segi nonmigas ekspornya 212,27," ungkap Airlangga.

Baca Juga: Airlangga Pastikan BSU Rp900.000 Diberikan hingga Akhir 2026, Siapa Saja Pekerja Berhak Menerima?

Di sisi lain, nilai impor Indonesia pada periode yang sama mencapai 210,63 miliar dolar AS atau meningkat 19,67 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Airlangga menjelaskan peningkatan impor terutama didorong oleh kebutuhan bahan baku dan barang penolong serta barang modal.

Sementara impor nonmigas tercatat sebesar 178,06 miliar dolar AS atau meningkat 16,92 persen.

 

Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.

Penulis : Laela Putri Rahmadani Editor : Edy-A.-Putra

Sumber : Kompas TV

Tag
  • surplus perdagangan
  • neraca perdagangan indonesia
  • Menko Airlangga
  • Airlangga Hartarto
  • ekspor indonesia
  • impor indonesia
Selengkapnya


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kemenbud: Gala Indonesia Bercerita jadi ruang hidupkan tradisi lisan
• 3 jam lalu
0
thumb
Komdigi Target Kecepatan Internet 100 Mbps Seharga Rp 140 Ribu per Bulan
• 15 jam lalu
0
thumb
Tiwi/Fadia juara, Indonesia bawa satu gelar HYLO Open 2026
• 21 jam lalu
0
thumb
Perluas Gerakan Literasi Digital, Zigid Indonesia Gandeng Akademisi FIB Unhas Dr. Sumarlin Rengko
• 7 jam lalu
0
thumb
Penyebab Liverpool Kalah 0-1 dari Arsenal Diungkap Andoni Iraola
• 12 jam lalu
0
Berhasil disimpan.