Mitsubishi Grandis Punya Penyakit Khas, Waspadai Sistem Pendingin

kumparan.com
1 jam lalu
Cover Berita

Mitsubishi Grandis menjadi salah satu MPV 7-seater yang tersedia di bursa mobil bekas. Namun bagi Anda yang berminat meminangnya, mobil yang kini berusia lebih dari 15 tahun tersebut memiliki beberapa penyakit khas.

Hal itu disampaikan oleh Kirsono, pemilik bengkel spesialis Bangun Motor Mitsubishi. Ia menyebut Grandis menjadi mobil yang paling banyak masuk ke bengkel dengan proporsi sekitar 30 persen, disusul Pajero Sport, Xpander, Mirage, dan model anyar lainnya.

“Sebenarnya penyakit Grandis seperti mobil tua pada umumnya, yaitu bagian kaki-kaki atau kadang modul ABS. Kalau khas banget yang sering itu sistem pendingin,” ujar Kirsono saat ditemui kumparan di Duren Sawit, Jakarta Timur, belum lama ini.

Sistem pendingin Grandis terdiri atas selang, pompa air, radiator, kipas listrik, dan modul kipas tambahan. Semua bagian itu bisa bermasalah seiring usia mobil. Kipas yang mulai rusak mudah dikenali dari goyangnya atau suara yang kasar.

Kirsono bilang, jika modul sudah rusak, kipas akan menyala terus sejak mesin hidup seperti disambung langsung. Kipas yang dipaksa menyala terus bisa merembet ke ECU.

“Ciri-ciri modul rusak begitu mesin nyala kipas sudah nyala duluan, kayak di-jumper gitu. Namanya elektrik itu hoki-hokian. Ada yang begitu ganti modul masalah beres, ada juga yang ternyata sudah kena ECU, ya itu harus ganti ECU. Modul cooling unit namanya, kalau di Galant disebut sensor landak," jelasnya.

Bicara harga, penggantian modul dengan kualitas genuine parts dibanderol sekitar Rp 5,8-6 jutaan. Sementara barang berkualitas OEM umumnya dijual sekitar Rp 2 jutaan.

Pada sektor kaki-kaki, ia menuturkan bagian karet penahan (bushing) arm, link stabilizer, dan rack steer termasuk komponen yang sering diganti. Penguat rem (brake booster) juga kerap bermasalah.

Kirsono mengungkapkan, Grandis memiliki transmisi matik yang sama persis dengan Mitsubishi Galant ST alias Galant Hiu. Transmisi ini memang dikenal andal dan memiliki daya tahan tinggi.

“Kaki-kaki itu penyakit umum mobil lama, biasanya dari perawatan pemilik sebelumnya. Sekarang bushing arm original paling Rp 600 ribuan per item, link stabilizer yang mahal bisa Rp 1,4 juta. Kalau pemakaian tidak brutal, transmisi matik Grandis tidak rewel," lanjutnya.

Kirsono sendiri merupakan eks Mekanik Senior Mitsubisi Lautan Berlian Kalimalang dan Jembatan Lima. Ia berkarir dari sekitar tahun 1999-2008 sebelum akhirnya membuka bengkel spesialis.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Diduga Todongkan Senjata hingga Tarik Santriwati saat Penggeledahan, Komnas HAM Bakal Mintai Keterangan Kapolda Jateng
• 18 jam lalu
0
thumb
Menbud Fadli Zon: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Perkenalkan Budaya Indonesia ke Panggung Dunia
• 2 jam lalu
0
thumb
Suket Ijazah Dibatalkan MA, Gibran Bakal Mundur? | SAPA MALAM
• 21 jam lalu
0
thumb
Siap Tempur di Dunia Industri, Mahasiswa Kini Wajib Paham Pemanfaatan AI
• 59 menit lalu
0
thumb
Nilai Impor Minyak RI Tembus USD 32,57 Miliar hingga September 2026
• 2 jam lalu
0
Berhasil disimpan.