Cerita Modifikasi Toyota Fortuner "Alaska" Tembus Rp 500 Juta Lebih

kumparan.com
6 jam lalu
Cover Berita

Gelaran kumparan Automotive Fun Day menjadi panggung pembuktian kreativitas para pencinta modifikasi kendaraan roda empat di tanah air. Salah satu sosok yang sukses mencuri perhatian dalam ajang pameran dan kompetisi modifikasi tersebut adalah modifikator asal FWD Bandung, Alaska, bersama unit Toyota Fortuner ikonik miliknya yang berkelir ungu.

Pemilik kendaraan modifikasi bernama "Alaska", Alaska, membeberkan bahwa mobil SUV berwujud ceper ekstrem tersebut berhasil memboyong lima trofi sekaligus dari ajang yang diselenggarakan oleh kumparan.

"Dapat lima penghargaan, alhamdulillah. Dapat Best Diesel, Best Paint, Audio Cabin, Best SUV, dan terakhir tuh dapat The King Nominee," kata Alaska saat ditemui kumparan di sela-sela ajang kumparan Automotive Fun Day di Jakarta, Sabtu (31/10).

Pencapaian tersebut tidak lepas dari perombakan secara menyeluruh yang dilakoni pada mobil kesayangannya. Alaska mengungkapkan bahwa ubahan kendaraan menyasar lima sektor utama secara presisi, mulai dari estetika eksterior, penataan interior, kaki-kaki, racikan sistem audio, hingga ke dapur pacu.

Hampir tidak ada komponen bawaan pabrik yang tersisa secara utuh pada kendaraan ini, kecuali siluet bentukan dasar dari bodi Toyota Fortuner itu sendiri. Bahkan, sektor sasis awal pun tak luput dari proses pemotongan ekstrem guna mendapatkan fitment ceper yang diimpikannya.

"Yang paling gua suka tuh di bagian undercarriage sama engine. Undercarriage itu pengorbanannya banyak karena coak sasis kan, seberapa banyak yang dipotong dan dikorbankan," ujarnya.

Selain pengorbanan besar pada sektor sasis dan sistem suspensi, perjalanan membangun dapur pacu bermesin dieselnya juga dipenuhi dinamika tantangan. Ia menceritakan bagaimana proses penataan mesin memakan waktu panjang akibat berulang kali berpindah bengkel hingga sempat mengalami kendala penipuan oknum mekanik.

Proses penyesuaian konsep modifikasi Fortuner "Alaska" ini membutuhkan masa pengerjaan efektif selama satu tahun penuh setelah melewati tiga kali perombakan tema besar. Bermula dari penerapan aksen serat karbon, kendaraan ini akhirnya disempurnakan mengusung gaya clean look yang lebih elegan.

"Kalau untuk buat bangun konsep ini, setahun ya. Kayaknya sih udah ubah 3 konsep, awalnya dari karbon-karbonan terus berubah jadi main clean. Jadi karbonnya dihilangkan semua," tuturnya.

Kendati secara teknis dan kelaikan masih dapat dikendarai untuk mobilitas harian, Alaska menegaskan bahwa peruntukan utama mobil ini memang dirancang khusus sebagai kendaraan kontes.

Sepanjang kiprahnya di ajang kustomisasi otomotif nasional, mobil SUV berbalut kelir ungu ini tercatat telah mengoleksi ratusan piala dari berbagai ajang kontes bergengsi. Salah satu momen paling berkesan baginya adalah saat kendaraan ini baru keluar dari bengkel dan langsung menembus jajaran Top 20 NMAA dalam perhelatan Indonesia Modification & Lifestyle Expo (IMX) di BSD tahun lalu.

Menyinggung perihal besaran biaya yang telah dihabiskan selama proses riset hingga penyempurnaan bentuk, Alaska memperkirakan dana yang dikucurkan sudah menembus angka setengah miliar rupiah.

"Sejujurnya kalau diestimasi enggak pernah dihitung ya. Tapi mungkin kalau dari range, mungkin Rp 500 juta up lah ya untuk jadi seperti ini. Itu kan sudah sama trial and error-nya juga," kata Alaska.

Setelah sukses mengukir berbagai prestasi dan menjadi pusat perhatian di berbagai pameran otomotif, Alaska kini memberikan kabar mengejutkan dengan mengisyaratkan siap melepas SUV kesayangannya tersebut kepada para kolektor atau pencinta modifikasi sejati.

Alaska bilang, mobil show car berprestasi ini akan dilego dengan harga Rp 880 juta. Sebagai nilai tambah, calon pemilik baru dipastikan akan menerima seluruh komponen serta part standar bawaan pabrik yang masih tersimpan lengkap.

Di akhir perbincangan, Alaska mengapresiasi terobosan kumparan yang sukses mengemas ajang otomotif interaktif secara ramah keluarga serta ramah anak.

"Ini pengalaman baru ya, kumparan kan media berita digital gitu. Acaranya bagus, ada simulatornya, terus juga piagamnya bagus dan hadiahnya sih. Kalau bisa ke depannya harus sering-sering buat," tuntasnya.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Daftar 6 Korban Tewas dalam Kecelakaan Truk Molen di Bekasi
• 16 jam lalu
0
thumb
Jadi Istri Asnawi Mangkualam, Ini Profil Yuriska Patricia yang Mengawali Karier dari Dunia Modeling
• 4 jam lalu
0
thumb
Persebaya Hadapi Kendal Tornado di I.League Cup, Tavares Waspadai Ancaman Tuan Rumah
• 12 menit lalu
0
thumb
Gejolak Internal PPP, Mardiono Copot Sekjen-Waketum
• 37 menit lalu
0
thumb
MA Akan Jelaskan Putusan Kasasi soal Surat Penyetaraan Ijazah Gibran Hari Ini
• 7 jam lalu
0
Berhasil disimpan.