Oposisi Israel Berupaya Kuasai Parlemen dan Ganti Ketua Knesset

suarasurabaya.net
6 jam lalu
Cover Berita

Kelompok oposisi Israel berupaya mengambil alih kendali Knesset atau parlemen Israel dengan mengganti ketua parlemen dan mendorong sejumlah undang-undang yang berpotensi menghalangi Benjamin Netanyahu kembali membentuk pemerintahan.

Melansir Antara, media Israel, Walla, Minggu (1/11/2026), melaporkan jika langkah tersebut disiapkan setelah hasil sementara pemilu menunjukkan tidak ada satu pun blok yang meraih mayoritas di parlemen.

Dari total 120 kursi Knesset, blok Netanyahu memperoleh 53 kursi, oposisi 48 kursi, sedangkan partai-partai Arab mendapatkan 19 kursi. Sementara pembentukan pemerintahan membutuhkan dukungan sedikitnya 61 anggota parlemen.

Menurut Walla, empat tokoh oposisi, yakni Yair Lapid, Gadi Eisenkot, Avigdor Lieberman, dan Yair Golan, berencana menggelar pertemuan untuk menyusun strategi bersama.

Pertemuan tersebut dijadwalkan sebelum konsultasi dengan Isaac Herzog Presiden Israel pada 4 November, untuk menentukan pihak yang mendapat mandat pertama membentuk pemerintahan.

Salah satu agenda oposisi adalah mengganti Amir Ohana Ketua Knesset dari Partai Likud pimpinan Netanyahu, setelah anggota parlemen baru dilantik pada 10 November mendatang.

Pergantian tersebut diharapkan memberi oposisi kendali lebih besar atas agenda parlemen, termasuk pembahasan rancangan undang-undang.

Oposisi juga berencana mendorong pembentukan komisi penyelidikan resmi terkait peristiwa 7 Oktober 2023, serta aturan yang melarang seseorang dengan dakwaan pidana membentuk pemerintahan.

Aturan terakhir berpotensi berdampak pada Netanyahu yang saat ini masih menjalani persidangan atas tuduhan korupsi, termasuk penyuapan, penipuan, dan penyalahgunaan kepercayaan.

Meski demikian, upaya oposisi masih bergantung pada kesepakatan antarpartai dan dukungan suara yang cukup di Knesset. Eisenkot telah menyatakan tidak akan bergabung dalam pemerintahan yang dipimpin Netanyahu, termasuk melalui skema pergantian jabatan perdana menteri. (bil/ham)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Bongkar Kartu As! Golkar Bicara Rencana Pasca Putusan MA soal Gibran
• 20 jam lalu
0
thumb
Prakiraan Cuaca BMKG Hari Ini Senin 2 November 2026, Cek Wilayah Potensi Hujan Petir
• 8 jam lalu
0
thumb
Kawasan Bekas Karhutla di Kalteng Dipasang Plang Larangan Aktivitas Tanpa Izin
• 10 jam lalu
0
thumb
Rekap Hasil dan Klasemen La Liga: Barcelona kokoh di Puncak, Madrid Posisi Ketiga
• 6 jam lalu
0
thumb
KPK panggil Wakil Ketua DPRD Pemalang dan enam saksi kasus Pemalang
• 1 jam lalu
0
Berhasil disimpan.