Seorang kakek berinisial R (65) asal Kecamatan Karanggeneng, Lamongan, tewas dianiaya oleh pria bernama Sandi (34). Ia dianiaya karena menyelamatkan seorang siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang diduga hendak diperkosa oleh pelaku.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa ini bermula saat sang kakek, yang sehari-hari berjualan kerupuk, mendengar teriakan minta tolong korban dari dalam sebuah rumah di wilayah Karanggeneng pada Kamis (8/10) pagi.
Mendengar teriakan itu, kakek itu lalu masuk ke dalam rumah dan mendapati siswi SMP itu hendak diperkosa. Sontak, kakek itu langsung mencegah aksi dugaan pemerkosaan tersebut.
Namun, pelaku tiba-tiba menyerang si kakek hingga tewas. Usai melakukan penganiayaan itu, pelaku langsung kabur meninggalkan lokasi.
Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M Hamzaid, mengatakan pihaknya telah menerima laporan kasus penganiayaan tersebut dan telah menetapkan Sandi sebagai tersangka.
"Iya saat ini proses penyidikan dan kami telah tetapkan terduga pelaku inisial S sebagai tersangka," kata Hamzaid kepada kumparan, Minggu (1/11).
Saat ini, kata dia, polisi masih melakukan pengejaran terhadap Sandi yang kabur usai melakukan aksinya.
"Saat ini personel kami masih melakukan upaya penangkapan tersangka," ucap dia.






Komentar (0)