Kecelakaan Truk di Bekasi, Jasa Raharja Beri Santunan Korban Meninggal Rp 50 Juta-Luka Dapat Biaya Perawatan Rp 20 Juta

viva.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA - PT Jasa Raharja (Persero) bergerak cepat memberikan pelayanan terhadap korban kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah truk molen di Jalan Cut Meutia, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Minggu (1/11/2026) sekitar pukul 16.15 WIB.

Dalam peristiwa tersebut, 6 orang meninggal dunia dan 6 orang lainnya mengalami luka-luka.

Baca Juga :
Truk Molen Tabrak Halte di Bekasi, 6 Orang Tewas
Polisi Punya Mobil Khusus untuk Bongkar Mobil yang Ringsek, Begini Peralatannya

Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban meninggal dunia serta berharap para korban luka-luka segera pulih.

Ia menegaskan bahwa Jasa Raharja berkomitmen memberikan perlindungan dasar kepada seluruh korban sesuai ketentuan yang berlaku.

"Sejak menerima informasi kejadian, petugas kami telah bergerak melakukan koordinasi dengan kepolisian dan rumah sakit untuk memastikan pendataan serta proses penjaminan korban berjalan dengan baik," ujar Awaluddin.

Sebagai tindak lanjut, petugas Jasa Raharja Cabang Bekasi telah mendatangi lokasi kejadian bersama Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Polres Metro Bekasi Kota.

Koordinasi dilakukan untuk memperoleh informasi mengenai identitas korban penerbitan laporan polisi.

Selain itu, petugas Jasa Raharja juga melakukan kunjungan dan koordinasi ke RSUD Kota Bekasi, RS Juwita, dan RS Siloam Sepanjang Jaya, tempat para korban dievakuasi.

Langkah tersebut dilakukan untuk mendata korban, memastikan kepastian jaminan, serta menyampaikan informasi terkait hak perlindungan kepada pihak keluarga korban.

Sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 1964, ahli waris yang sah dari korban meninggal dunia berhak menerima santunan sebesar Rp 50 juta.

Sementara itu, korban yang mengalami luka-luka memperoleh jaminan biaya perawatan maksimal Rp 20 juta per orang, yang dibayarkan langsung kepada rumah sakit tempat korban mendapatkan penanganan medis.

"Yang paling utama kami memastikan korban mendapatkan penanganan dan keluarga memperoleh informasi serta pendampingan yang diperlukan. Kami terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait agar proses pelayanan kepada korban dapat berjalan cepat, tepat, dan sesuai ketentuan," tambahnya.

Jasa Raharja akan terus berkoordinasi dengan kepolisian dan fasilitas kesehatan untuk memastikan proses pendataan, penerbitan dokumen pendukung, serta penyaluran santunan dan jaminan biaya perawatan bagi korban yang berhak dapat berjalan sesuai ketentuan.

Jasa Raharja juga mengimbau seluruh pengguna jalan untuk senantiasa mengutamakan keselamatan, mematuhi aturan lalu lintas, serta meningkatkan kewaspadaan dalam berkendara.

Baca Juga :
Gelar Operasi Patuh Toba 2026, Polrestabes Medan Gandeng Pelajar dan Mahasiswa untuk Tekan Angka Kecelakaan
Kereta Cepat Spanyol Ditangguhkan hingga Desember Pasca Kecelakaan Maut Tewaskan Puluhan Orang
Kecelakaan 2 Truk di Depan Gedung DPR, Keramik Tumpah Bikin Gatot Subroto Macet

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Daftar HP Rp3 Jutaan Terbarik November 2026, Ada Samsung, Redmi, Oppo, vivo hingga realme
• 14 jam lalu
0
thumb
BRI Peduli Resmikan Posyandu Lily dan Kebun Pangan Perempuan
• 14 jam lalu
0
thumb
Podium Kedua di Sepang, Veda: Kegagalan di Australia Terbayar Tuntas
• 13 jam lalu
0
thumb
Respons BPJS soal Kopdes Bakal Jadi Klinik Kesehatan
• 20 jam lalu
0
thumb
APHI Dukung Penuntasan Penanggulangan Karhutla di Kalteng
• 8 jam lalu
0
Berhasil disimpan.