JERMAN - Aksi unjuk rasa menentang tingginya biaya hidup di Jerman berujung ricuh pada Sabtu 31 Oktober 2026 malam. Sejumlah toko di pusat kota Frankfurt dijarah massa setelah bentrokan pecah di beberapa kota.
Selain Frankfurt yang merupakan pusat keuangan Jerman, insiden kekerasan juga terjadi di Berlin, Cologne, dan Hamburg. Polisi mengaku menggunakan meriam air untuk membubarkan massa yang menyerang petugas layanan darurat menggunakan kembang api, batu, dan botol.
Sebelumnya, ribuan orang mengikuti demonstrasi yang sebagian besar berlangsung damai pada Sabtu pagi. Aksi tersebut diorganisasi kelompok kampanye Gen Z regelt, yang berarti "Generasi Z mengambil alih".
Kerusuhan di Jerman terjadi setelah aksi protes massal serupa yang dipimpin kaum muda berlangsung di Prancis. Di negara tersebut, lebih dari 320.000 orang juga turun ke jalan pada Sabtu.
Pada Minggu, Menteri Dalam Negeri Jerman Alexander Dobrindt mengatakan kepada surat kabar Bild bahwa polisi telah mencegah terjadinya kekerasan seperti yang terlihat di Paris dalam beberapa pekan terakhir. Ia juga menyerukan pemberian hukuman berat terhadap para perusuh dan penjarah.





Komentar (0)