Kepulauan Seribu Kembangkan Kawasan Wisata Bebas Sampah

metrotvnews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, terus mengembangkan kawasan wisata bebas sampah. Langkah ini melalui pemilahan dan pengolahan dari tingkat rumah tangga serta pemulihan ekosistem laut.

“Sampah tidak lagi dipandang semata-mata sebagai beban yang harus dibuang, melainkan sebagai sumber daya yang dapat diolah dan dimanfaatkan kembali,” kata Bupati Kepulauan Seribu Muhammad Fadjar Churniawan di Jakarta, dilansir Antara, Minggu, 1 November 2026.
 

Baca Juga :

Wisata Alam Candali Bogor Tawarkan Destinasi Keluarga dengan Beragam Wahana Seru

Fadjar menjelaskan terdapat tiga aspek utama yang menjadi perhatian dalam pembangunan lingkungan hidup berkelanjutan di Kepulauan Seribu. Yaitu, pariwisata bebas sampah, pengembangan ekosistem bahari, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Pada aspek pariwisata bebas sampah, implementasi Instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2026 telah mendorong 100 persen rumah tangga melakukan pemilahan sampah. Pemkab juga mengembangkan dua pulau menuju konsep zero waste, yakni Pulau Pramuka dan Pulau Bidadari, untuk menciptakan kawasan wisata yang bersih dan nyaman.

Sementara pada aspek ekosistem bahari, pemulihan dilakukan melalui perbaikan serta transplantasi terumbu karang dan lamun, hingga pemanfaatan bambu sebagai rumah ikan untuk memulihkan habitat biota laut.

Untuk aspek pemberdayaan ekonomi masyarakat, warga dilibatkan aktif dalam rantai ekonomi sirkular. Sampah residu plastik, tekstil, dan popok bayi diolah kembali, sedangkan sampah organik dimanfaatkan menjadi pupuk cair, pupuk padat, hingga briket biomassa untuk energi alternatif.

Fadjar menambahkan, melalui sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha, pengelolaan lingkungan tidak hanya berorientasi pada kebersihan, tetapi juga pelestarian ekosistem dan peningkatan kesejahteraan warga.

"Dengan menjadikan Pulau Pramuka sebagai percontohan Pulauku Nol Sampah diharapkan menjadi gerakan bersama yang tumbuh dari tingkat rumah tangga hingga kawasan wisata, sehingga Pulau Pramuka dapat menginspirasi pulau-pulau lainnya di Kepulauan Seribu untuk mewujudkan pariwisata yang berkelanjutan," ujar Fadjar.


Ilustrasi daur ulang sampah. Foto: Dok. Metrotvnews.com.


Sebelumnya, Kepulauan Seribu resmi tidak lagi mengirimkan sampah ke TPST Bantargebang sejak 1 Agustus 2026. Sebagai komitmen mewujudkan lingkungan yang bersih dan lestari, Pulau Pramuka ditetapkan sebagai wilayah percontohan utama.

“Pulau berpenduduk yang dijadikan percontohan dalam penerapan program ini adalah Pulau Pramuka, Kelurahan Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara,” ucap Fadjar.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Dirjen Bina Adwil Kemendagri Safrizal ZA Raih Penghargaan Innovative Public Official Leader
• 15 jam lalu
0
thumb
Usai Putusan MA, Pakar Hukum Tata Negara Ultimatum Gibran Agar Mengundurkan Diri dalam Waktu 3x24 Jam!
• 15 jam lalu
0
thumb
Bupati dan Ketua PKK Tana Toraja Dukung Pango-Pango Coffee Week 2026, Bidik Promosi Wisata dan UMKM
• 8 jam lalu
0
thumb
Pakai Info Rahasia Militer, Tentara Cuan Rp7,2 Miliar di Pasar Taruhan
• 18 jam lalu
0
thumb
Hasil Super League 2026-2027: Persib Menang Telak 4-0, Brace Eks Rekan Pilar Juventus Bawa Maung Bandung Tembus 5 Besar
• 8 jam lalu
0
Berhasil disimpan.