Pantau - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah menyelamatkan 11 individu orang utan yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah.
Dari jumlah tersebut, sembilan individu telah dipindahkan ke Suaka Margasatwa Lamandau. Sementara dua orang utan lainnya masih menjalani perawatan khusus di Orangutan Care Center and Quarantine (OCCQ) milik Orangutan Foundation International (OFI).
Kepala Seksi Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Wilayah II, Handi Nasoka, mengatakan proses penyelamatan dilakukan untuk melindungi satwa dari ancaman kebakaran yang melanda habitat alaminya.
“Tim BKSDA Kalimantan Tengah telah melakukan rescue 11 individu orang utan terdampak karhutla di wilayah Kotawaringin Barat,” kata Handi, Minggu (1/11/2026).
Menurut Handi, dua individu yang belum dipindahkan masih berusia di bawah tiga tahun sehingga membutuhkan penanganan dan perawatan lebih lanjut sebelum dapat menjalani proses translokasi.
Sementara itu, sembilan individu lainnya telah ditempatkan di Suaka Margasatwa Lamandau sebagai bagian dari upaya penyelamatan satwa yang kehilangan habitat akibat karhutla.
Kebakaran hutan dan lahan berpotensi merusak vegetasi yang menjadi tempat berlindung sekaligus sumber makanan orang utan.
Kondisi tersebut meningkatkan risiko satwa kehilangan ruang hidup dan keluar dari kawasan hutan untuk mencari pakan maupun tempat yang lebih aman.
BKSDA Kalimantan Tengah melakukan translokasi dan perawatan sebagai langkah perlindungan terhadap orang utan yang terdampak kebakaran.





Komentar (0)