ACEH, KOMPAS.TV - Banjir kembali melanda Pidie Jaya, Aceh, pada Sabtu (31/10/2026) malam. Tak hanya merendam permukiman, genangan air juga meluap hingga ke badan jalan nasional yang menghubungkan antarwilayah di Aceh.
Di Kecamatan Bandar Dua, luapan Krueng Ulim menerjang sejumlah desa, yakni Desa Alue Keutapang, Babah Kreung, Pohroh, Elue Mee, dan Blang Kuta.
Sementara di Kecamatan Meurah Dua, genangan air melanda sejumlah permukiman warga dengan ketinggian air mencapai 50 cm hingga 1 meter.
Banjir yang menerjang Pidie Jaya juga mengakibatkan aktivitas warga terganggu, termasuk arus lalu lintas. Pengendara diminta berhati-hati dan mengurangi kecepatan laju kendaraan.
Banjir dipicu curah hujan tinggi, luapan sungai, dan kerusakan tanggul serta saluran drainase yang belum sepenuhnya ditangani.
Meskipun banjir mulai surut, warga Pidie Jaya masih dibayangi ancaman banjir susulan akibat jebolnya tanggul sungai.
Wakil Bupati meminta pembangunan tanggul permanen segera direalisasikan. Di tengah genangan banjir, sejumlah relawan bersama petugas BPBD Pidie Jaya dan warga berjuang menyelamatkan seorang lanjut usia yang rumahnya telah terendam air.
Warga kemudian dievakuasi ke lokasi yang lebih aman.
Baca Juga: 2 Hari Dicari, Pelaku Pembacokan yang Lompat ke Sungai Ditemukan Tewas | BORGOL
#banjir #pidiejaya #bencanaalam
Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.
Penulis : Shinta-Milenia
Sumber : Kompas TV
- pidie jaya
- tanggul permanen
- warga pidie jaya
- aceh
- banjir
- banjir aceh






Komentar (0)