Jakarta, VIVA - Presiden Israel Isaac Herzog meminta para pemimpin partai politik untuk menerima hasil pemilu dan tidak lagi bersikeras mempertahankan sikap masing-masing. Ia mengisyaratkan akan mendorong tercapainya kompromi saat mulai menggelar konsultasi dengan para pemimpin partai pada pekan ini.
"Pada Rabu mendatang, saya akan menerima hasil resmi pemilu dari Ketua Komite Pemilihan Umum Pusat, Hakim Noam Solberg," kata Herzog dalam upacara peringatan kenegaraan untuk presiden pertama Israel, Chaim Weizmann, dikutip dari laman Times of Israel, Minggu (1/11/2026).
Setelah menerima hasil tersebut, Herzog akan membuka untuk konsultasi di Kediaman Presiden. Ia mengatakan, kediamannya akan terbuka bagi seluruh kelompok dan partai politik.
Dalam konsultasi itu, Herzog akan meminta setiap pemimpin partai menyampaikan siapa tokoh yang mereka rekomendasikan untuk menjadi perdana menteri dan membentuk pemerintahan koalisi. Ia berharap para pemimpin partai bersedia mencari jalan keluar yang kreatif agar Israel tidak perlu kembali menggelar pemilu.
"Seperti yang kita ketahui, selama masa kampanye, para kandidat biasanya saling mempertahankan posisi setinggi mungkin. Hal itu wajar dan bisa diperkirakan," ujarnya.
Namun, menurut Herzog, pemilu telah selesai dan hasilnya sudah menjadi kenyataan yang harus diterima.
"Sekarang saatnya mengatakan kepada seluruh pemimpin: berhentilah mempertahankan posisi masing-masing dan hadapi kenyataan. Pekan ini, di Kediaman Presiden, kami akan berupaya menyediakan jalan agar para pemimpin dapat menerima kenyataan tersebut dengan tenang dan penuh pertimbangan," katanya.






Komentar (0)