Hyundai Siapkan SUV Listrik Murah IONIQ P untuk Pasar India, Meluncur pada 2027

pantau.com
7 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Produsen otomotif asal Korea Selatan, Hyundai Motor, tengah mempersiapkan peluncuran kendaraan sport utility vehicle (SUV) listrik terbaru dengan harga terjangkau untuk memperkuat posisinya di pasar kendaraan listrik India.

Mobil listrik yang dikembangkan dengan kode HE1i tersebut diperkirakan akan dipasarkan menggunakan nama IONIQ P dan diproduksi secara lokal di India.

Dilansir dari Electrek pada Kamis (29/10/2026), Hyundai telah mengungkapkan rencana pengembangan kendaraan listrik tersebut dalam sesi laporan keuangan kuartal ketiga perusahaan.

Direktur Pelaksana sekaligus Pejabat Eksekutif Tertinggi Hyundai Motor India, Tarun Garg, menyampaikan bahwa perusahaan bersiap memperkenalkan kendaraan listrik khusus untuk pasar massal pada kuartal keempat tahun fiskal 2027.

Model tersebut diproyeksikan menjadi salah satu kendaraan listrik kelas pemula Hyundai yang ditujukan untuk menjangkau konsumen lebih luas di India.

Hyundai IONIQ P Diposisikan di Bawah Creta Electric

SUV listrik terbaru Hyundai pertama kali terlihat menjalani pengujian di jalan raya pada awal 2026.

Kendaraan tersebut terpantau melintas di sekitar fasilitas produksi Hyundai di Sriperumbudur, Chennai, India.

Model yang menggunakan kode pengembangan HE1i itu diperkirakan menjadi bagian dari keluarga kendaraan listrik IONIQ.

Hyundai disebut akan memosisikan kendaraan tersebut di bawah Creta Electric sebagai SUV listrik berukuran lebih kecil dengan harga yang lebih terjangkau.

Strategi tersebut diarahkan untuk memperluas pilihan kendaraan listrik bagi konsumen India, khususnya pada segmen pasar massal.

Kehadiran model baru itu juga akan menjadi langkah penting bagi Hyundai dalam memperkuat portofolio kendaraan listrik yang diproduksi secara lokal.

Meski nama IONIQ P telah disebut sebagai kemungkinan identitas kendaraan, Hyundai belum mengumumkan secara resmi nama pemasaran maupun harga jual model tersebut.

Hyundai Targetkan 100 Model Kendaraan Baru hingga 2030

Pengembangan SUV listrik untuk India merupakan bagian dari strategi ekspansi produk Hyundai secara global.

Dalam acara CEO Investor Day pada Agustus 2026, Hyundai Motor mengumumkan rencana memperkenalkan 100 model kendaraan baru maupun kendaraan yang diperbarui hingga 2030.

Rencana pengembangan tersebut mencakup 58 model untuk pasar Amerika Utara, 49 model di Korea Selatan, 41 model di Eropa, serta 26 model di India.

Perusahaan juga telah memberikan gambaran mengenai pengembangan sejumlah kendaraan listrik baru untuk berbagai segmen pasar.

Selain peluncuran IONIQ 3 dan Tucson, Hyundai memperkenalkan rencana SUV listrik segmen A yang secara khusus ditujukan bagi konsumen India.

Hyundai turut menyiapkan SUV listrik segmen B untuk pasar global serta satu model SUV segmen B lainnya untuk pasar Eropa.

Pengembangan berbagai model tersebut menjadi bagian dari upaya Hyundai memperluas jangkauan kendaraan elektrifikasi di sejumlah kawasan.

Hyundai Investasikan 15,5 Miliar Dolar AS di India

Untuk memperkuat kehadirannya di India, Hyundai Motor menyiapkan investasi sebesar 15,5 miliar dolar AS hingga 2032.

Investasi tersebut diarahkan untuk meningkatkan kapasitas produksi kendaraan sekaligus mengembangkan rantai pasok lokal.

Hyundai menargetkan kapasitas produksi gabungan fasilitas manufakturnya di India mencapai 1,1 juta unit kendaraan pada 2030.

Peningkatan kapasitas tersebut diharapkan dapat mendukung pengembangan berbagai model baru yang akan dipasarkan di India.

SUV listrik kelas pemula yang sedang disiapkan juga direncanakan menjadi kendaraan listrik pertama Hyundai yang diproduksi secara lokal di negara tersebut.

Produksi lokal menjadi salah satu langkah perusahaan untuk memperkuat kehadirannya di pasar otomotif India.

Penjualan Hyundai di India Tumbuh 9,5 Persen

India menjadi salah satu pasar penting bagi Hyundai di tengah penurunan penjualan global perusahaan pada kuartal ketiga 2026.

Secara global, Hyundai mencatatkan penjualan sebanyak 931.211 unit kendaraan pada periode tersebut.

Jumlah tersebut mengalami penurunan sebesar 10 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Namun, kondisi berbeda terjadi di pasar India yang justru menunjukkan pertumbuhan penjualan positif.

Penjualan Hyundai di India meningkat 9,5 persen menjadi sekitar 150.000 unit kendaraan pada kuartal ketiga 2026.

Pertumbuhan tersebut menjadikan India sebagai pasar dengan perkembangan penjualan tercepat bagi Hyundai.

Kondisi pasar yang terus berkembang menjadi salah satu faktor yang mendukung rencana perusahaan memperluas produksi dan memperkenalkan kendaraan listrik baru.

Melalui pengembangan SUV listrik HE1i yang diperkirakan menggunakan nama IONIQ P, Hyundai berupaya memperkuat persaingan di segmen kendaraan listrik terjangkau sekaligus meningkatkan kapasitas industri otomotifnya di India.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Profil dr. Gia Pratama, Dokter yang Umumkan Kehamilan Istri Usai 8 Tahun Menanti, Tangisnya Pecah saat USG Calon Buah Hati
• 8 jam lalu
0
thumb
Ingin Pahala Berlipat Ganda dan Umur Penuh Keberkahan? Lakukan 21 Amalan Sederhana Berikut
• 13 jam lalu
0
thumb
Rekap Hasil Pertandingan Serie A: AC Milan Menangi Derbi dan AS Roma Pesta Gol
• 17 jam lalu
0
thumb
Azizah Salsha Turun Langsung Padamkan Karhutla, Beri Semangat Relawan
• 7 jam lalu
0
thumb
Misi Perpanjang Tren Positif, Isenmulang Akan Manfaatkan Faktor Kelelahan Persib
• 13 jam lalu
0
Berhasil disimpan.