USBR Dorong Lulusan Perguruan Tinggi Kuasai Teknologi AI

republika.co.id
20 jam lalu
Cover Berita

 

JAKARTA -- Penguasaan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI) semakin dibutuhkan lulusan perguruan tinggi untuk menghadapi perubahan dunia kerja. Perguruan tinggi pun dituntut menyesuaikan metode pembelajaran agar kompetensi lulusan sejalan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri.

Baca Juga
  • 11 Perguruan Tinggi Bahas Infrastruktur Tahan Bencana di Bandung
  • UNM dan UMI Medan Jalin Kerja Sama Perkuat Tridharma Perguruan Tinggi
  • Pemerintah Dorong Dosen Perguruan Tinggi Adaptif Terhadap AI, Tapi dengan Catatan

Hal tersebut menjadi salah satu pesan dalam Wisuda ke-26 Universitas Setia Budhi Rangkasbitung (USBR) yang diikuti 458 mahasiswa di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Sabtu (31/10/2026). Mengusung tema “USBR Mengabdi”, kegiatan tersebut juga menjadi momentum kampus untuk menegaskan pentingnya kesiapan lulusan menghadapi perkembangan teknologi.

Rektor USBR Iman Sampurna mengatakan, penguasaan teknologi semakin diperlukan agar lulusan perguruan tinggi mampu beradaptasi dan bersaing di dunia kerja. Karena itu, institusi pendidikan perlu terus menyesuaikan metode pembelajaran dengan perkembangan zaman.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Salah satu upaya yang didorong adalah pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) untuk meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus memperkuat kompetensi lulusan.

“Melalui kerja sama dan pemanfaatan teknologi AI, diharapkan dapat meningkatkan kualifikasi serta kompetensi para lulusan sehingga mampu menjawab tantangan zaman, adaptif, dan memiliki daya saing serta reputasi yang baik di dunia kerja,” kata Iman.

Perspektif mengenai pemanfaatan teknologi dalam pendidikan juga disampaikan Wakil Presiden dan Direktur Synapse Simon Schmidt. Dalam kesempatan tersebut, Simon memaparkan rencana pengembangan ekosistem pendidikan berbasis AI di Indonesia.

Ia menjelaskan, teknologi Agentic AI dan perangkat pendidikan digital dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan efektivitas proses belajar mengajar, baik bagi siswa maupun tenaga pendidik.

Menurut Simon, teknologi tersebut tidak dimaksudkan untuk mengubah substansi kurikulum, melainkan membantu meningkatkan efisiensi penyampaian materi pembelajaran.

Bagi USBR, perkembangan teknologi tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang untuk meningkatkan mutu pendidikan tinggi. Kampus diharapkan mampu menyiapkan lulusan yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga keterampilan digital dan kemampuan beradaptasi.

Melalui wisuda tersebut, USBR berharap dapat berkontribusi melahirkan sumber daya manusia yang siap menghadapi perubahan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Thailand tutup perbatasan akibat peningkatan serangan di Myanmar
• 23 jam lalu
0
thumb
Dubes Abdulfattah Puji Kelihaian Diplomasi Indonesia Dalam Mendukung Kemerdekaan Palestina
• 13 jam lalu
0
thumb
Beregu Putra dan Putri Dihapus, Ini Format Baru Bulu Tangkis SEA Games 2027
• 13 jam lalu
0
thumb
Tarif Listrik PLN November 2026 Tidak Naik, Ini Daftar Harga per kWh
• 16 jam lalu
0
thumb
Pertagas Tandatangani Kontrak Gas dengan EMP Bentu dan PGN sebesar 3 BBTUD
• 15 jam lalu
0
Berhasil disimpan.