Bhinneka Tunggal Ika Bergema di Rusia, Mahasiswa UNU Jogja Wakili Indonesia di Forum Dunia

beritajatim.com
1 jam lalu
Cover Berita

Yogyakarta (beritajatim.com)- Tiga mahasiswa Program Studi Studi Islam Interdisipliner (SII) Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta (UNU Jogja), Muhammad Najeed Fayyad Rohmatillah, Muhammad Ma’shum, dan Rifanda Ahmad Nabil, menjadi delegasi Indonesia dalam forum internasional “Dialog of Cultures: Russia–Islamic World” yang digelar Institut Islam Rusia di Kazan, Rusia kemarin.

Forum tersebut merupakan bagian dari program Kazan – Cultural Capital of the Islamic World 2026 yang mempertemukan mahasiswa, peneliti muda, dan aktivis dari 19 negara. Para peserta berdialog dan bertukar gagasan mengenai budaya, agama, serta nilai-nilai kemanusiaan yang dapat menjadi landasan untuk membangun saling pengertian di tengah keberagaman masyarakat dunia.

Dalam forum tersebut, Rifanda Ahmad Nabil menyampaikan pandangannya mengenai keberagaman dan persatuan di Indonesia. Menurutnya, prinsip Bhinneka Tunggal Ika menjadi landasan bagi Indonesia, sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, untuk menjaga persatuan dan harmoni di tengah keberagaman suku, agama, dan etnis.

Selain mengikuti forum dialog, delegasi UNU Jogja juga berpartisipasi dalam Olimpiade Internasional di bidang ilmu Islam dan bahasa Arab selama berada di Kazan.

Dosen Program Studi SII sekaligus pendamping mahasiswa UNU Jogja di Rusia, Mohammad Rofiqi, mengatakan agenda ini merupakan partisipasi kedua setelah tahun lalu UNU Jogja mengikuti ajang serupa di Kazan, Rusia. Selain Rofiqi, mahasiswa juga didampingi dosen SII Ahmad Hujaj Nuurohim.

Bedanya, dalam forum sebelumnya, kesempatan untuk berbicara dan menyampaikan gagasan diberikan kepada dosen atau akademisi. Namun kali ini kesempatan itu diberikan kepada mahasiswa.

“Ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mewakili Indonesia sekaligus menyuarakan pentingnya dialog antarbudaya di tengah masyarakat global yang beragam. Mahasiswa juga menjadi kesempatan besar untuk turut ambil bagian dalam menyampaikan pentingnya dialog antarbudaya di era ini,” kata dia dalam keterangannya, Selasa (27/10/2026).

Menurut Rofiqi, keikutsertaan dalam forum internasional ini juga menjadi bagian dari upaya UNU Jogja memperluas jejaring akademik sekaligus membawa perspektif Indonesia ke dalam ruang dialog global.

Ia menambahkan, partisipasi tersebut sebagai momentum untuk membawa semangat Hari Santri Nasional yang jatuh pada 22 Oktober ke forum internasional. Kehadiran mahasiswa UNU Jogja diharapkan turut memperkenalkan nilai-nilai Islam Nusantara yang tumbuh dalam tradisi keberagaman, dialog, dan kehidupan masyarakat Indonesia.

“Bertepatan dengan momentum Hari Santri Nasional, kehadiran mahasiswa dalam forum ini menjadi sarana untuk memperkenalkan identitas bangsa Indonesia serta nilai-nilai Islam Nusantara di tingkat internasional,” ucap Rofiqi.

Ketua Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Rusia, Amy Maulana, mengatakan keterlibatan mahasiswa UNU Jogja dalam forum internasional tersebut merupakan langkah penting untuk memperkenalkan wajah Islam Indonesia kepada masyarakat dunia.

Menurutnya, kehadiran santri dalam ruang dialog lintas budaya juga menjadi kesempatan untuk menunjukkan bahwa tradisi keislaman di Indonesia dapat berjalan beriringan dengan keberagaman, keterbukaan, dan semangat hidup berdampingan secara damai.

“Partisipasi tersebut tidak hanya memperluas pengalaman internasional mahasiswa, tetapi juga membuka ruang bagi generasi muda Nahdlatul Ulama untuk membangun jejaring dan memperkuat kontribusi dalam percakapan global mengenai Islam, kebudayaan, dan kemanusiaan,” ujarnya.

Sebagai tuan rumah, Rektor Institut Islam Rusia, Rafik Mukhametshin, menjelaskan bahwa forum tersebut dirancang sebagai ruang perjumpaan bagi generasi muda dari berbagai negara untuk berdiskusi secara terbuka mengenai budaya, agama, dan nilai-nilai bersama. Melalui interaksi tersebut, para peserta diharapkan tidak hanya bertukar pandangan, tetapi juga membangun pemahaman lintas budaya sebagai fondasi perdamaian dan kerukunan.[aje]


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Buka Rangkaian Peringatan Hari Pahlawan 2026, Wamensos Agus Jabo Ajak Teruskan Perjuangan
• 2 jam lalu
0
thumb
Lokasi SIM Keliling Beroperasi di Jakarta pada Minggu Ini
• 10 jam lalu
0
thumb
Gunung Anak Krakatau Alami 12 Kali Erupsi Pada Sabtu Malam
• 20 jam lalu
0
thumb
Ini Link Live Streaming Laga BRI Super League: PSIM Yogyakarta Vs Borneo FC
• 3 jam lalu
0
thumb
Layanan Deposit dan Penarikan Kripto Dibuka Lagi setelah Sempat Tutup Karena Anomali
• 11 jam lalu
0
Berhasil disimpan.