JAKARTA, DISWAY.ID-- Perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) mengubah perilaku konsumen dalam menentukan keputusan pembelian.
Perusahaan pun dituntut untuk menyesuaikan strategi pemasaran dengan memahami kebutuhan dan preferensi pasar melalui pemanfaatan data.
BACA JUGA:30 Ucapan Selamat Datang Bulan November 2026 Bahasa Inggris dan Artinya, Penuh Harapan dan Doa!
Staf Ahli Menteri Bidang Riset, Pendidikan dan Hubungan Kelembagaan Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf) Dian Permanasari mengatakan, konsumen saat ini tidak lagi langsung membeli produk setelah melihat promosi.
Mereka cenderung mencari ulasan, membandingkan harga, hingga mempertimbangkan pengalaman pengguna lain sebelum melakukan transaksi.
“Teknologi tidak hanya mengubah cara dan saluran pemasaran, tetapi telah mengubah fundamental pelaku atau perilaku konsumen,” ujar Dian dalam Indonesia Marketing Excellence Awards 2026 yang digelar oleh Warta Ekonomi di Hotel Aryaduta, Jakarta, Minggu, 1 November 2026.
Menurut Dian, perubahan perilaku tersebut membuat perusahaan perlu memahami consumer insight dengan memanfaatkan data digital.
BACA JUGA:Kinerja Astra Kuartal III 2026 Membaik, Otomotif dan Jasa Keuangan Jadi Penopang Laba
Informasi mengenai produk yang dicari, konten yang ditonton, hingga transaksi konsumen dapat dianalisis untuk mengetahui kebutuhan, motivasi, serta alasan di balik keputusan pembelian.
“Data inilah yang kita analisis, kemudian kita interpretasikan, sehingga kita memahami kebutuhan, memahami motivasi, serta alasan dan perilaku konsumen. Inilah consumer insight,” jelasnya.
Dia menjelaskan, pemahaman terhadap perilaku konsumen dapat membantu perusahaan menghasilkan produk dan strategi pemasaran yang lebih relevan dengan kebutuhan pasar.
Dalam konteks ekonomi kreatif, pengolahan data menjadi wawasan juga dapat mendorong lahirnya kreativitas yang memiliki nilai tambah ekonomi.
BACA JUGA:Daftar Hari Besar Nasional dan Internasional November 2026, Ada Hari Pahlawan hingga Hari Guru
“Data menjadi insight, insight menjadi kreativitas, kreativitas menjadi value ekonomi. Inilah ekonomi kreatif,” tuturnya.
Di sisi lain, Dian menyoroti pemanfaatan AI dalam industri pemasaran. Teknologi tersebut memberikan peluang bagi perusahaan untuk membaca data konsumen, melakukan personalisasi layanan, hingga meningkatkan produktivitas.
- 1
- 2
- 3
- 4
- »






Komentar (0)