MA Batalkan Suket Gibran, Doli Golkar Terkejut: Kami Pelajari dan Dalami Lagi

rctiplus.com
3 jam lalu
Cover Berita
MA Batalkan Suket Gibran, Doli Golkar Terkejut: Kami Pelajari dan Dalami LagiNasional | sindonews | Minggu, 1 November 2026 - 11:15Dengarkan Berita

Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia Tandjung mengaku terkejut dengan putusan Mahkamah Agung (MA) yang menyatakan Surat Keterangan (Suket) Penyetaraan Ijazah SMA Gibran Rakabuming Raka tidak sah. Doli menilai, putusan MA yang muncul tidak lama setelah putusan Mahkamah Konstitusi (MK) tersebut menandai bahwa polemik ini telah bergeser dari sekadar sengketa hukum menuju babak keputusan politik tingkat tinggi.

"Jujur saja, Putusan MA ini adalah sesuatu yang mengejutkan buat saya. Tidak sampai 3,5 minggu, setelah adanya Putusan MK, yang ternyata masih ada pro kontra, khususnya soal keberadaan ijazah, tiba-tiba muncul Putusan MA yang menyatakan bahwa Surat Keterangan Penyetaraan Ijazah tidak sah," kata Doli kepada wartawan, Minggu (1/11/2026).

Kendati mengaku kaget, Doli menegaskan bahwa Partai Golkar tetap memegang teguh prinsip negara hukum. Menurutnya, seluruh pihak wajib mematuhi dan menghormati apa pun yang telah diputuskan oleh otoritas peradilan tertinggi di Indonesia.

Baca Juga: Relawan Gibran Joeara soal Putusan MA: Suket adalah Masalah Administrasi Negara

Baca Juga:Prabowo Minta Dana Haji Diaudit Forensik, BPKN RI: Calon Jemaah Terlindungi!

"Sama sebagaimana sebelum-sebelumnya, tentu sebagai warga negara yang baik, kita harus menghormati setiap putusan hukum apapun, suka tidak suka, mau tidak mau, harus kita terima. Terlebih lagi, negara kita adalah negara hukum," ujarnya.Anggota Komisi II DPR RI ini juga mengakui adanya konsekuensi besar di balik putusan dua lembaga peradilan tertinggi di Indonesia tersebut. Menurut Doli, dinamika yang terjadi saat ini tidak hanya berdampak pada langkah hukum lanjutan, melainkan berimplikasi langsung terhadap arah kebijakan dan konstelasi politik nasional.

Persoalannya kemudian, kata Doli, putusan dari dua Mahkamah, institusi tertinggi hukum kita ini, bukan saja berkonsekuensi pada tindak lanjut atau langkah hukum berikutnya, tetapi dapat berimplikasi pada keputusan politik yang akan diambil.

"Artinya, polemik yang terjadi belakangan ini, menurut saya, pada ranah hukum sudah benar-benar hampir final. Selanjutnya memang sepenuhnya sudah masuk pada ranah politik," ujarnya.

Baca Juga:Prabowo Dipastikan Lantik Kapolri Baru Komjen Suyudi Siang Ini

Terkait langkah yang akan diambil Golkar, Doli menyatakan pihaknya masih bersikap hati-hati. Partai berlambang beringin ini memilih menunggu salinan putusan resmi dan lengkap dari MA sebelum menentukan sikap atau pandangan lebih lanjut.

"Kami pun tentu masih menunggu Putusan MA -nya secara lengkap, yang kemudian akan kami pelajari dan dalami lagi. Karena kita memang harus benar-benar sangat cermat dan hati-hati dalam menghadapi masalah ini," katanya.

Doli mengatakan bahwa persoalan ini memiliki bobot yang sangat besar bagi masa depan bangsa, sehingga tidak boleh disikapi secara gegabah. "Ini bukan urusan politik biasa, bukan juga urusan politik harian, tapi ini politik negara," pungkasnya.

#nasional

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Ingatkan Bahaya Politik Pecah Belah, Presiden Prabowo Ajak Generasi Muda Belajar dari Kesalahan Pahit Masa Lampau
• 23 jam lalu
0
thumb
Stimulus Rp 30,79 T Disiapkan Jelang Nataru, Ini Dampaknya bagi Ekonomi
• 12 jam lalu
0
thumb
TCL Hadirkan FreshIN 3.0 dan VoxIN AC dengan Teknologi Pintar
• 18 jam lalu
0
thumb
Bawa Pesan Solidaritas, Suara Andrea Bocelli Bakal Menggema di Borobudur
• 19 jam lalu
0
thumb
Iran Tegaskan Tak Berencana Berunding dengan AS
• 2 jam lalu
0
Berhasil disimpan.