Kemensos Salurkan Bantuan Logistik Korban Banjir dan Longsor Trenggalek

kumparan.com
1 jam lalu
Cover Berita

Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan bantuan logistik untuk korban bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah desa di Kecamatan Munjungan, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, pada Jum’at (30/10).

Bantuan logistik disalurkan sebagai langkah tanggap darurat serta mendukung pemenuhan kebutuhan dasar korban terdampak bencana. Distribusi bantuan logistik dikirim melalui Gudang Kemensos di Sentra Terpadu Kartini Temanggung menuju Dinas Sosial Kabupaten Trenggalek.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan bahwa Kemensos terus melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah dan unsur terkait untuk memastikan masyarakat yang terdampak bencana mendapatkan perlindungan dan bantuan yang dibutuhkan.

"Kemensos terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait agar penanganan berjalan cepat, tepat sasaran, dan sesuai kebutuhan masyarakat," kata Gus Ipul dalam keterangannya, Jakarta, Sabtu (31/10/2026).

Berdasarkan data yang dihimpun, bencana banjir terjadi diakibatkan hujan deras dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Trenggalek sejak Kamis (29/10) hingga Jumat (30/10), menyebabkan meluapnya Kali Tengah. Luapan air menggenangi sejumlah ruas jalan dan area persawahan.

Selain banjir, hujan berkepanjangan juga memicu tanah longsor di lima desa di Kecamatan Munjungan, yakni Desa Masaran, Desa Munjungan, Desa Craken, Desa Karangturi, dan Desa Sobo.

Tercatat 38 rumah warga terdampak longsor dengan tingkat kerusakan bervariasi, mulai dari ringan, sedang, hingga berat. Rinciannya, tujuh rumah di Desa Masaran, satu rumah di Desa Munjungan, 21 rumah di Desa Craken, satu rumah di Desa Karangturi, dan delapan rumah di Desa Sobo.

Hasil pendataan sementara, tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka-luka. Sementara itu, sebanyak dua Kepala Keluarga (KK) dari Desa Sobo mengungsi ke rumah saudara terdekat, sedangkan sebagian besar warga lainnya masih bertahan di rumah masing-masing.

Adapun bantuan logistik yang disalurkan untuk mendukung penanganan bencana meliputi 300 paket makanan siap saji, 200 paket lauk pauk siap saji, 32 paket kidsware, 50 paket family kit, 50 lembar kasur, 75 lembar selimut, 50 lembar tenda gulung, serta 32 paket peralatan dapur keluarga.

Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga, khususnya keluarga yang rumahnya terdampak bencana maupun masyarakat yang membutuhkan dukungan selama masa tanggap darurat.

Gus Ipul menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menghadapi situasi bencana. "Penanganan bencana tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Diperlukan kerja sama dan gotong royong seluruh pihak, mulai dari pemerintah, TNI, Polri, pendamping, hingga masyarakat," ujarnya.

Situasi terkini di lapangan, masyarakat setempat telah bergotong royong membersihkan material longsor yang menimpa rumah dan lingkungan permukiman. Kemensos juga terus berkoordinasi dengan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Provinsi Jawa Timur serta Sentra Terpadu Kartini di Temanggung untuk mendukung kelancaran distribusi bantuan.

Terkait kerusakan rumah warga, pendataan lebih lanjut masih diperlukan. Usulan dari pemerintah daerah akan menjadi dasar untuk ditindaklanjuti dengan pemberian bantuan melalui program Bahan Bangunan Rumah (BBR), sesuai ketentuan dan hasil verifikasi.

Pemerintah mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi hujan dengan intensitas tinggi yang dapat memicu banjir maupun tanah longsor susulan. Warga juga diharapkan mengikuti arahan petugas, khususnya apabila kondisi lingkungan tempat tinggal dinilai belum aman.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kemlu: Rusia kritik aksi yang merusak perdagangan internasional di G20
• 39 menit lalu
0
thumb
Khozinudin cs Datangi Rumah Prabowo Serahkan Surat, Sarankan Bertindak atas Persoalan Ijazah Gibran
• 18 jam lalu
0
thumb
Bos OpenAI Sebut RAM di Komputer Pribadi Gak Efisien, Mending buat Data Center AI
• 19 jam lalu
0
thumb
Kementan kaji impor 100 ribu sapi pada 2027 dukung swasembada susu
• 22 jam lalu
0
thumb
Mendikdasmen Bilang Daya Tarik MBG Mirip Kegiatan Jumat Berkah di Masjid
• 1 jam lalu
0
Berhasil disimpan.