Bioskop Keliling Hadirkan Keceriaan bagi Anak-anak Gaza di Tengah Konflik

republika.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

GAZA -- Di tengah gelapnya malam di Sheikh Radwan, Kota Gaza, cahaya dari sebuah layar sederhana menarik perhatian puluhan anak. Mereka duduk berdekatan di atas tanah, mengarahkan pandangan ke film animasi The Lion King yang diputar melalui bioskop luar ruang keliling, Sabtu (31/10/2026). Sesekali, perhatian mereka tertuju pada setiap adegan petualangan Simba, menghadirkan suasana berbeda di tengah kehidupan yang masih diwarnai konflik.

Pemutaran film tersebut menjadi bagian dari Festival Film Animasi ke-25 yang menghadirkan hiburan bagi anak-anak Palestina. Tanpa gedung bioskop dan fasilitas mewah, sebuah layar yang dipasang di ruang terbuka sudah cukup untuk mengumpulkan anak-anak dan menghadirkan pengalaman menonton bersama. Mereka menikmati tayangan dengan duduk di jalanan, sementara cahaya proyektor menerangi sebagian kecil lingkungan di sekitarnya.

Bagi anak-anak Gaza, kesempatan seperti ini memiliki arti lebih dari sekadar menonton film. Konflik berkepanjangan telah mengubah banyak sisi kehidupan mereka. Ruang bermain, kegiatan belajar, hingga kesempatan menikmati hiburan tidak selalu mudah didapatkan. Kegiatan sederhana seperti menonton film bersama dapat menjadi kesempatan bagi mereka untuk sejenak menikmati dunia anak-anak.

Film animasi seperti The Lion King menghadirkan dunia penuh warna, petualangan, dan imajinasi. Di hadapan layar, anak-anak dapat mengikuti kisah para tokohnya tanpa harus memikirkan sejenak keadaan di sekitar mereka. Kebersamaan dalam kegiatan tersebut juga memberi kesempatan untuk berinteraksi dengan teman sebaya dan merasakan suasana yang berbeda dari rutinitas sehari-hari.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Kehadiran bioskop luar ruang dalam festival ini memperlihatkan pentingnya ruang hiburan bagi anak-anak, terutama mereka yang hidup di tengah situasi darurat. Masa kanak-kanak bukan hanya tentang bertahan menghadapi keadaan, tetapi juga membutuhkan kesempatan untuk bermain, tertawa, belajar, dan mengembangkan imajinasi.

Di Sheikh Radwan malam itu, layar sederhana menjadi tempat anak-anak berkumpul dan menikmati film bersama. Di tengah berbagai keterbatasan, mereka tetap membutuhkan hal-hal sederhana yang semestinya menjadi bagian dari masa kecil: hiburan, kebersamaan, dan kesempatan untuk bahagia.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : AFP
Advertisement

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
4 Rekomendasi Drama Korea tentang Sosial Media, Salah Satunya Dibintangi Park Gyu Young
• 6 jam lalu
0
thumb
Kontroversi Deklarasi Sumpah Pemuda Berimbas ke RANS Carnival, Raffi Ahmad Beri Klarifikasi
• 6 jam lalu
0
thumb
Ramp Check Bus hingga Pesawat Diperketat Jelang Libur Nataru 2026/2027
• 21 jam lalu
0
thumb
Trump Picu Perang Iran, Perusahaan Minyak Dunia Untung Besar, Laba Naik Lebih dari 100 Persen
• 5 jam lalu
0
thumb
Kementerian Kebudayaan Siap Dukung Revitalisasi Gereja Sion
• 22 jam lalu
0
Berhasil disimpan.