Jakarta, VIVA - Influencer Thailand, Annie Areeya, melontarkan balasan tajam setelah menerima pesan bernada hinaan dari seorang netizen yang diduga berasal dari Indonesia. Di tengah isu dugaan kehamilannya dengan influencer Malaysia, Aisar Khaled, Annie justru dituding hanya mencari popularitas dan sengaja memanfaatkan persoalan tersebut untuk mendapatkan perhatian publik.
Tak tinggal diam, Annie membagikan tangkapan layar pesan yang diterimanya melalui media sosial. Ia kemudian memberikan respons yang tidak kalah pedas kepada pengirim pesan tersebut. Bahkan, Annie turut menyayangkan masih adanya warganet Indonesia yang menurutnya bersikap kasar di tengah banyaknya orang yang ramah.
Dalam pesan yang dibagikan Annie, seorang netizen mempertanyakan apakah dirinya masih belum puas dengan kehidupan yang dijalani saat ini. Pengirim pesan tersebut juga menyindir Annie yang dianggap terlalu ingin mendapatkan popularitas.
"Apakah kamu puas dengan kehidupanmu sekarang? Apa kamu ingin semakin populer dan terkenal? Tunggu saja, waktumu akan tiba. Kamu tidak sadar bahwa sebenarnya kamu adalah perempuan paling gemuk dan paling jelek di dunia. Kamu hanya terlihat menarik karena rajin pergi ke gym dan menggunakan uang dari laki-laki lain," tulis pesan singkat netizen ke Annie Areeya diduga orang Indonesia, dikutip dari Instagram @annieareeyaa, Minggu (1/11/26).
Tidak berhenti sampai di situ, pesan tersebut juga berisi kalimat bernada ancaman yang menyinggung rencana membawa Aisar ke Thailand.
"Apa sekarang kamu bahagia? Begitu ingin terkenal? Tunggu saja. Asam akan segera dibawa ke Thailand. Semoga wajahmu rusak dan kamu menderita dalam waktu yang lama. Tunggu saja!" lanjut netizen tersebut.
Balasan Annie Areeya Singgung Perilaku Netizen IndonesiaAnnie tidak hanya membalas tudingan yang diarahkan kepadanya, tetapi juga menyampaikan kritik terhadap sikap pengirim pesan tersebut. Ia mengaku heran dengan perilaku orang yang memilih menyerang secara personal daripada menyampaikan pendapat dengan cara yang lebih baik.
"Wow, ternyata seperti ini sifat tetanggaku yang sebenarnya. Kalau memang tidak punya otak, setidaknya jangan bertindak sebodoh itu. Sebelum kamu sempat berhadapan denganku, bisa jadi orang-orangku sudah lebih dulu menginjak-injak wajahmu," jawabnya.






Komentar (0)