JAKARTA, DISWAY.ID - Presiden Prabowo Subianto mengingatkan bahwa praktik korupsi, penyelewengan, dan penyalahgunaan wewenang merupakan ancaman serius bagi keberlangsungan bangsa.
Mulanya, Prabowo mengatakan pembangunan pendidikan membutuhkan investasi dan pendanaan yang besar.
Karena itu, sumber daya bangsa harus diamankan agar dapat dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat dan pembangunan nasional.
BACA JUGA:Puncak Hari Santri 2026, Menag: Pentingnya Santri Kuasai Teknologi dan Jaga Tradisi Keilmuan Pesantren
"Kita butuh pendidikan yang baik, tapi kita butuh investasi yang besar, kita butuh dana yang besar. Karena itu sumber daya bangsa harus diamankan, sumber daya bangsa harus dijaga. Sumber daya bangsa tidak boleh dicuri, tidak boleh diselewengkan, tidak boleh dikorupsi," ujar Prabowo saat meresmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi di Provinsi Jawa Barat, Jumat, 30 Oktober 2026.
Dia menegaskan, praktik korupsi tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga dapat menghambat upaya bangsa dalam mencapai cita-cita pembangunan.
"Korupsi, penyelewengan, penyalahgunaan wewenang, sesungguhnya adalah awal kehancuran bangsa," tegasnya.
Lebih lanjut, Prabowo menekankan bahwa pendidikan menjadi fondasi utama dalam membangun bangsa.
BACA JUGA:8 Pemda dan 80 Perusahaan Raih Satya JKN Awards 2026, Ini Komitmen BPJS Kesehatan
Menurutnya, keberhasilan pembangunan nasional atau nation building sangat ditentukan oleh kualitas pendidikan yang diberikan sejak dini hingga jenjang pendidikan tinggi.
"Kunci daripada keberhasilan nation building adalah pendidikan. Pendidikan dari sangat awal, pendidikan dari sebelum lahir, pendidikan orang tua, pendidikan usia dini, pendidikan taman kanak-kanak, pendidikan sekolah dasar, sekolah menengah, pertama, sekolah lanjutan, dan seterusnya," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menjelaskan bahwa pendirian SMA Taruna Nusantara dilatarbelakangi kebutuhan untuk menyiapkan calon pemimpin bangsa yang memiliki kualitas unggul.
Menurutnya, pemimpin masa depan tidak cukup hanya memiliki kecerdasan intelektual.
BACA JUGA:Wamendagri Wiyagus: Bonus Demografi Harus Lahirkan Kepemimpinan Pemuda Menuju Indonesia Emas 2045
Mereka juga harus mempunyai integritas, moralitas, serta karakter yang kuat agar dapat menggunakan kemampuannya untuk kepentingan masyarakat dan negara.
- 1
- 2
- »






Komentar (0)