Natalius Pigai Menyinisi Konten Guntur Romli Dukung Salib Merah di Demo Bundaran HI

jpnn.com
3 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menanggapi sinis konten Politikus PDI Perjuangan Guntur Romli.

Dalam kontennya, Guntur Romli memuji dan mendukung aksi massa di Bundaran Hotel Indonesia pada 28 Oktober lalu yang membawa salib merah raksasa.

BACA JUGA: Menteri Pigai Minta Aparat Jangan Libatkan Sipil di Wilayah Operasi Papua

Guntur Romli juga mengenakan kemeja resmi PDI Perjuangan serta mengangkat tiga jari yang disebut sebagai three finger salute yang belakangan digunakan sebagai simbol saat unjuk rasa.

Pigai lalu mengunggah tangkapan layar yang berisi konten Guntur Romli itu di sosial media X pribadinya.

BACA JUGA: Salib Merah Besar di Tengah Kerumunan Aksi Demo 28 Oktober, Siapa yang Memikulnya?

Dia menyebutkan bahwa dirinya adalah Menteri beragama Katolik yang tangani Hak Asasi Manusia dan sudah memiliki tempat sendiri di tubuh gereja Katolik di Vatikan.

Dirinya pun menyamakan dengan Sekjen PBB dan eks Presiden USA Joe Biden.

BACA JUGA: Sebut Seskab Teddy Sengaja Sesatkan Publik, Guntur Romli Kritik Klaim Investasi Kunjungan Prabowo

“Jadi, tolong Anda jangan samakan Katolik dengan kelompok jihadis, teroris dan radikal. Salib kami itu salib perdamaian dan keadilan. Ingat salib itu simbol perdamaian dan keadilan,” ucap Pigai dalam media sosial X resmi, dikutip Sabtu (31/10).

“Bagaimana kami jadi Radikal saat kami terlalu kuat di dunia ini bro. This is too miniscule to compare with us,” lanjutnya.

Pigai pun menuding bahwa Guntur Romli dan sejumlah politikus memainkan peran gereja Katolik untuk terlibat dalam demo tersebut.

“Coba Anda, Hasto Kristianto dan Restu Hapsari kalian berkaca dahulu apa kalian bisa mainkan gereja Katolik?” kata dia.

Pigai bahkan menyeret nama Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Ketua DPR RI Puan Maharani yang disebutnya dahulu memiliki hubungan amat baik dengan dirinya.

Megawati bahkan disebut pernah ingin menjadikan Pigai sebagai Menteri Desa, tetapi ditolak.

“Saya tidak marah PDIP. Itu hak partai, tetapi saya marah orang yang mainkan salib dan gereja Katolik yang saya cintai,” ujar Pigai.(dit/jpnn)

Jangan Lewatkan Video Terbaru:


Redaktur : Friederich Batari
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Yield SBN Tembus 7,7 Persen, Suahasil Pastikan Pembiayaan APBN Tetap Kredibel
• 18 jam lalu
0
thumb
MPMX Cetak Laba Rp539 Miliar, Naik 23 Persen
• 17 jam lalu
0
thumb
Kemenbud siap dukung revitalisasi bangunan Gereja Sion
• 8 jam lalu
0
thumb
Johnny Jansen Puas Bali United Akhiri Puasa Kemenangan Tandang, tetapi Masih Soroti Rapuhnya Pertahanan
• 1 jam lalu
0
thumb
Tasming Hamid Dorong Pemenuhan Gizi Anak dan Pencegahan Stunting
• 7 jam lalu
0
Berhasil disimpan.