Bazar HORI ke-80 Libatkan 10 UMKM Penyandang Disabilitas

metrotvnews.com
1 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Bazar Rakyat dalam rangka memperingati Hari Oeang Republik Indonesia (HORI) ke-80 menjadi salah satu upaya membuka akses pemasaran bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), termasuk penyandang disabilitas. Kegiatan yang digelar di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tersebut melibatkan 96 stan dengan beragam produk usaha.

Ketua Bidang Ekonomi Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sekretariat Jenderal Kemenkeu sekaligus Ketua Pelaksana Bazar Rakyat Yuli Ihda mengatakan dari total 96 stan, sebanyak 10 stan dialokasikan bagi pelaku usaha disabilitas. Selain itu, terdapat lima stan UMKM binaan Pusat Investasi Pemerintah (PIP).

Produk yang ditawarkan cukup beragam, mulai dari tas, dompet, tempat tisu, hingga lukisan hasil karya penyandang disabilitas. Menurut Yuli, keterlibatan mereka menjadi kesempatan untuk memperkenalkan sekaligus menjual produk hasil karya sendiri kepada masyarakat.

"Jadi kita yang mendukung dengan membeli hasil-hasilnya. Jadi yang belanja itu enggak hanya sekadar belanja, tapi ada istilahnya donasi buat orang-orang yang berkebutuhan khusus. Kita mendukung mereka berkegiatan," ucap Yuli dalam Bazar Rakyat di Jakarta, dikutip Sabtu, 31 Oktober 2026.

Di luar stan disabilitas, peserta bazar berasal dari pelaku usaha yang sebelumnya pernah bekerja sama dengan penyelenggara. Mereka terdiri atas usaha yang baru dirintis hingga yang telah lama beroperasi. Panitia juga mengombinasikan UMKM tersebut dengan sejumlah tenant yang telah dikenal masyarakat untuk menarik pengunjung dan mendorong transaksi di stan lainnya.

Dari sisi perdagangan, produk yang dijual mencakup makanan, minuman, fashion, kecantikan, hingga produk kesehatan. Harga makanan dan minuman berkisar Rp15 ribu hingga Rp20 ribu, sedangkan produk fashion tertentu dibanderol mulai dari Rp100 ribu.

Yuli menyebut omzet masing-masing tenant bervariasi bergantung pada jenis dan harga produk yang dijual. Salah satu tenant batik bahkan dapat memperoleh omzet hingga Rp10 juta dalam sehari. Sementara itu, tenant makanan dan minuman dapat mencatat omzet sekitar Rp2 juta hingga Rp2,5 juta per hari.
 

Baca Juga :

Lukisan Anak Autisme Disulap Jadi Merchandise Bernilai Jual


(Kemeriahan acara Hari Oeang Republik Indonesia ke-80 yang digelar di lingkungan Kemenkeu. Foto: Metrotvnews.com/Tiaranissa Juliansyah)
  Genjot kemandirian ekonomi penyandang disabilitas
Ketua DWP Kemenkeu, Nani, mengatakan penyelenggaraan bazar tersebut bertujuan memberikan ruang bagi UMKM untuk melakukan transaksi sekaligus meningkatkan pemasaran produk. Menurutnya, UMKM merupakan salah satu penyangga perekonomian yang dapat diandalkan sehingga perlu mendapat kesempatan untuk mengembangkan usaha.

"Jadi ini mengumpulkan UMKM-UMKM yang cukup banyak untuk kembali lagi sebagai wadah untuk mereka melakukan transaksi. Tapi tidak sebatas transaksi ya. Kita Kementerian Keuangan tahu bahwa penyangga ekonomi itu salah satunya adalah UMKM yang bisa diandalkan," ucap Nani.

Ia menambahkan, keterlibatan penyandang disabilitas juga menjadi bagian dari upaya memberikan penghargaan terhadap kemampuan dan hasil karya mereka. Kesempatan memamerkan dan menjual produk diharapkan dapat menumbuhkan kebanggaan serta memotivasi mereka untuk terus berkarya.

Menurut Nani, apresiasi terhadap hasil karya tersebut juga dapat membuka peluang bagi penyandang disabilitas untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan kemandirian ekonomi. Ia berharap, ketertarikan masyarakat terhadap produk yang mereka hasilkan dapat mendorong para penyandang disabilitas untuk terus berkreasi dan menghasilkan karya yang semakin baik. (Tiaranissa Juliansyah)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
USABC Sebut Investasi Digital Indonesia Sangat Menjanjikan, AI Diproyeksikan Berkontribusi 366 Miliar Dolar AS pada 2030
• 23 jam lalu
0
thumb
5 Alasan Scorpio Bisa Jadi Sahabat Terbaik yang Selalu Ada untukmu
• 5 jam lalu
0
thumb
Nikmati Cashback Hingga 20 Persen dengan BRImo di Dukuh Atas
• 14 jam lalu
0
thumb
Mahfud MD Desak Pembuatan Suket Gibran Diproses Pidana usai MA Kabulkan Kasasi
• 1 jam lalu
0
thumb
JICT dorong kolaborasi logistik nasional lewat turnamen basket 
• 8 jam lalu
0
Berhasil disimpan.