Jejak Baru di Pesisir Bilelando

metrotvnews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Kehidupan warga pesisir Dusun Kelongkong, Desa Bilelando, Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), kini memasuki babak baru. Kehadiran program terpadu Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) perlahan mengurai persoalan menahun yang membelenggu mata pencarian nelayan tradisional setempat.

Selama puluhan tahun, nelayan di Bilelando menggantungkan hidup pada perahu sampan kecil berukuran 1 gross tonnage (GT). Penghasilan mereka sangat rentan tergerus oleh cuaca ekstrem, gelombang tinggi periode Mei hingga Agustus, serta sisa bangkai jangkar budidaya mutiara di dasar laut yang kerap merusak jaring.

Tantangan kian berat saat hasil tangkapan melimpah. Di masa lalu, minimnya sarana pendingin memaksa nelayan membeli es kristal atau es kantong dengan harga mahal, bahkan harus menempuh perjalanan jauh ke luar daerah. Jika ikan tak terjual segar, pilihan terakhir hanyalah mengasinkannya dengan harga jual anjlok hingga Rp15 ribu per ember.

Kini, wajah Dusun Kelongkong berubah signifikan melalui sejumlah fasilitas modern dari program KNMP bentukan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP):

  1. Pabrik Es Portabel Terjangkau: Memproduksi 176 balok es per hari (kapasitas dua siklus). Nelayan kini dapat membeli es balok seberat 12 kilogram seharga Rp5.000 per balok, jauh lebih murah dibanding harga pasar luar yang mencapai Rp15 ribu.
  2. Infrastruktur Penunjang: Penyediaan gudang beku portabel (cold storage), fasilitas tambatan (docking) kapal, bengkel perawatan mesin ketinting, kios perbekalan melaut, serta sembako murah.
  3. Bantuan Armada dan Alat Tangkap: Penyaluran perahu bermesin ketinting serta ratusan unit jaring tangkap spesifik (seperti trammel net untuk udang dan ikan karang).
  4. Pemberdayaan Ekonomi Ibu Nelayan: Pelatihan pengolahan hasil laut menjadi produk bernilai tambah, seperti bakso ikan, nuget, dan sarden kemasan, sehingga hasil tangkapan tidak membusuk atau sekadar diasinkan saat panen raya.
  5. Akses Pasar Pangan dan Gizi: Membuka rantai pasok ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Badan Gizi Nasional di kawasan Praya Timur guna menyuplai kebutuhan protein ikan bagi menu makan bergizi siswa sekolah.

Penguatan ekosistem pesisir di Bilelando ini sejalan dengan agenda nasional pemerintah dalam merevitalisasi ribuan desa nelayan di tanah air. Tidak hanya mendongkrak taraf hidup dan stabilitas pendapatan keluarga nelayan, transformasi ini sekaligus menjaga asa generasi muda pesisir untuk meraih pendidikan yang lebih tinggi dan mewujudkan cita-cita mereka.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
KPK Sebut Kerugian Negara terkait Kasus Korupsi Cukai Rokok Capai Triliunan Rupiah
• 16 jam lalu
0
thumb
Kemenekraf Sebut Strategi Pemasaran Tak Bisa Lagi Menunggu Produk Selesai Dibuat
• 58 menit lalu
0
thumb
Persebaya Masih Buntu, Ditahan Imbang Persijap 0-0 di Babak Pertama
• 21 jam lalu
0
thumb
Gubernur Bali janjikan kuliah gratis atlet disabilitas berprestasi
• 7 jam lalu
0
thumb
Bantu Inklusi Keuangan Syariah Daerah Terpencil, Volume Transaksi BSI Agen Capai Rp52,8 Triliun
• 22 jam lalu
0
Berhasil disimpan.