Houthi Tembakkan 2 Rudal ke Istana Kepresidenan Yaman

kumparan.com
12 jam lalu
Cover Berita

Kelompok Houthi menyerang istana kepresidenan di Aden dengan dua rudal pada Jumat (30/10). Kabar tersebut disampaikan oleh pejabat kepolisian, sebagaimana dikutip dari AFP.

Peristiwa ini terjadi beberapa jam setelah pasukan Arab Saudi menyatakan telah mencegat serangan yang dilancarkan kelompok tersebut.

Aden, yang menjadi pusat pemerintahan Yaman yang didukung oleh Arab Saudi, telah berulang kali menjadi sasaran sejak perang saudara di Yaman.

Dua saksi mata melihat ambulans memasuki kompleks istana di Aden. Di wilayah itu, terdiri dari beberapa bangunan, termasuk fasilitas yang digunakan oleh pemerintah dan pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi.

Sebelumnya, penduduk setempat dan seorang jurnalis AFP melaporkan mendengar dua ledakan di kota itu.

Kelompok Houthi, yang menguasai ibu kota Sanaa di wilayah utara, menyerang area sekitar bandara Aden pada hari Rabu lalu. Sebelumnya, pekan lalu, mereka juga telah menargetkan sebuah pangkalan angkatan laut dan kamp militer.

Koalisi yang memerangi kelompok Houthi menyatakan pada hari Jumat bahwa mereka telah mencegat dan menghancurkan sebuah pesawat nirawak (drone) di dekat Riyadh, ibu kota Arab Saudi, serta sebuah rudal yang ditembakkan ke wilayah selatan negara tersebut.

Dalam dua unggahan di platform X, juru bicara koalisi, Turki al-Malki, menyatakan pasukan koalisi telah menghancurkan drone tersebut di provinsi Riyadh, serta sebuah rudal balistik yang diluncurkan oleh milisi teroris Houthi ke arah wilayah selatan.

Sebelumnya pada hari Jumat, koalisi juga menyatakan telah mencegat dan menghancurkan sebuah drone Houthi di wilayah Makkah, meskipun kelompok tersebut membantah telah menargetkan kota paling suci bagi Islam itu.

"Sebuah drone yang diluncurkan oleh milisi teroris Houthi telah dicegat dan dihancurkan di wilayah Makkah," tulis Malki dalam unggahannya di X.

Juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, menyebut pernyataan Arab Saudi tersebut sebagai kebohongan besar yang keterlaluan.

Beberapa jam kemudian, Malki melaporkan pencegatan drone lainnya di wilayah Madinah.

Perang di Yaman dimulai pada tahun 2014. Arab Saudi terlibat dalam konflik tersebut setahun kemudian untuk mendukung pemerintah Yaman melawan Houthi.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
AS Siap Menyerang Iran?! Ribuan Jaringan Pengadaan Militer Rahasia Teheran Terbongkar!
• 8 jam lalu
0
thumb
Ibas Dorong Hilirisasi Getah Pinus untuk Tingkatkan Ekonomi Ponorogo
• 18 jam lalu
0
thumb
Profil Ayudiah Rivana Tridiandinita, Atlet Silat Semarang yang Meninggal Usai Operasi Jari, Punya Segudang Prestasi
• 10 jam lalu
0
thumb
Kemenhub periksa kelaikan 2.140 kapal hadapi angkutan Natal-tahun baru
• 6 jam lalu
0
thumb
Percepat koordinasi penanganan kedaruratan, DKI luncurkan JAK-Respond
• 10 jam lalu
0
Berhasil disimpan.