Penjualan Motor Tembus 5 Juta Unit, Akankah 2026 Jadi Tahun Kebangkitan Pasar Roda Dua?

viva.co.id
7 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA - Pasar sepeda motor nasional menunjukkan tren positif sepanjang sembilan bulan pertama 2026. Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) mencatat penjualan sepeda motor domestik telah mencapai 5,16 juta unit hingga September tahun ini.

Angka tersebut mengalami pertumbuhan sebesar 3,7 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025. Capaian ini menjadi sinyal bahwa permintaan kendaraan roda dua di Indonesia masih cukup kuat, meskipun kondisi ekonomi dan daya beli masyarakat terus menjadi tantangan bagi industri otomotif.

Baca Juga :
Mobil Murah Mulai Ditinggalkan? Ini Nasib Penjualan LCGC di Indonesia
Era Kejayaan Sedan di Indonesia Mulai Pudar, Datanya Bikin Kaget

Melihat perkembangan tersebut, AISI optimistis penjualan sepeda motor nasional sepanjang 2026 dapat mencapai 6,5 juta hingga 6,7 juta unit.

Ketua Umum AISI, Thomas Wijaya, mengatakan target tersebut cukup realistis dengan mempertimbangkan perkembangan pasar selama sembilan bulan terakhir.

"Terkait market 2026, betul tadi sampai September, sembilan bulan ini sudah kurang lebih 5,16 juta. Tahun lalu kurang lebih 6,4 jutaan, makanya tahun ini kami harapkan bisa bertahan di kisaran 3 persen di 6,5-6,7 juta," ujar Thomas, Jumat (30/10/2026).

Jika target tersebut tercapai, penjualan sepeda motor nasional berpotensi mencatatkan angka tertinggi dalam hampir satu dekade, setelah terakhir kali mencapai level serupa pada 2015.

Thomas menilai kondisi ekonomi Indonesia menjadi salah satu faktor yang menopang pertumbuhan pasar kendaraan roda dua. Menurutnya, perekonomian nasional yang masih tumbuh di atas 5 persen turut menjaga kemampuan masyarakat dalam membeli kendaraan.

Selain itu, tingkat inflasi yang relatif terkendali di kisaran 3 persen juga dinilai membantu mempertahankan daya beli konsumen.

Faktor lain yang ikut memberikan kontribusi adalah membaiknya kondisi komoditas, terutama di luar Pulau Jawa. Kondisi tersebut berpengaruh terhadap aktivitas ekonomi masyarakat di sejumlah daerah yang menjadi salah satu pasar penting bagi industri sepeda motor.

"Komoditas di luar Jawa cukup membaik. Mensupport para konsumen yang berkaitan dengan sepeda motor. Tentu ini menjadi pendorong kondisi market yang bisa bertumbuh dibanding tahun lalu," katanya.

Meski demikian, industri roda dua masih perlu memperhatikan sejumlah tantangan, termasuk kondisi ekonomi masyarakat dan perkembangan sektor komoditas yang menjadi sumber penghidupan sebagian konsumen.

Di tengah perkembangan tersebut, AISI berharap penyelenggaraan Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2026 dapat memberikan dorongan tambahan bagi pasar sepeda motor nasional.

Baca Juga :
Innova dan Mobil Niaga Kejar-kejaran di Daftar Terlaris September 2026
Sempat Loyo, Permintaan Sepeda Motor Cetak Rekor Baru
Persaingan Mobil China Makin Brutal, Ada yang Laris dan Ada yang Ngenes

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
BSU 2026: Permenaker 16/2026 Terbit, Ini Kriteria Penerima Rp900.000
• 17 jam lalu
0
thumb
MA Kabulkan Gugatan Kasasi, Surat Penyetaraan SMA Gibran Tidak Sah
• 12 jam lalu
0
thumb
Rapimnas Kadin 2026 hasilkan tiga rekomendasi untuk pemerintah
• 11 jam lalu
0
thumb
7 Kebiasaan yang Bisa Menurunkan Fungsi Otak
• 23 jam lalu
0
thumb
Video: 2 Cara Zulhas Wujudkan Sistem Pangan Yang Tangguh-Berkelanjutan
• 23 jam lalu
0
Berhasil disimpan.