Warganet Kecewa Hingga Serukan Boikot Le Minerale, Perusahaan Ungkap Alasan Logonya Muncul di Aksi Mahasiswa

viva.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA - Seruan boikot terhadap Le Minerale ramai menggema di media sosial setelah logo merek air minum dalam kemasan tersebut terlihat dalam dokumentasi Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia 2026 di kawasan Bundaran HI, Jakarta, pada 29 Oktober 2026. Kemunculan logo itu memicu kekecewaan sejumlah warganet yang mempertanyakan dugaan keterlibatan perusahaan dalam kegiatan tersebut.

Reaksi publik berkembang setelah dokumentasi kegiatan beredar di media sosial. Sejumlah pengguna menyuarakan penolakan dan menyerukan boikot terhadap produk Le Minerale. Sorotan tersebut membuat nama merek air minum itu ikut menjadi perbincangan, meski keberadaan logonya di lokasi belum dengan sendirinya membuktikan adanya dukungan terhadap kegiatan.

Baca Juga :
Berbuntut Panjang, MUI Minta Habib yang Isi Ceramahnya Lecehkan Perempuan Diboikot: Bikin Rusak Agama!
Seruan Boikot Produk RI Ramai di Malaysia, Mendag: Tak Berdampak ke Perdagangan

Menanggapi polemik tersebut, Le Minerale akhirnya angkat bicara. Perusahaan membantah terlibat dalam aksi itu, termasuk menjadi sponsor, dan menjelaskan alasan logonya terlihat dalam dokumentasi yang beredar. Klarifikasi disampaikan untuk meluruskan dugaan yang berkembang di tengah masyarakat.

Melalui akun Instagram resminya, @le_mineraleid, Le Minerale menegaskan tidak memberikan dukungan dalam bentuk apa pun terhadap kegiatan tersebut.

"Menanggapi informasi yang beredar di media sosial, Le Minerale menegaskan bahwa kami tidak menjadi sponsor, tidak terlibat, maupun memberikan dukungan dalam bentuk apa pun terhadap aksi tersebut," tulis perusahaan, dikutip Sabtu (31/10/2026).

Perusahaan yang merupakan bagian dari Mayora Indah itu juga menyatakan memahami kekhawatiran masyarakat atas beredarnya video yang menampilkan logo Le Minerale. Namun, menurut penjelasan perusahaan, logo tersebut muncul pada fasilitas pengaturan lalu lintas, bukan sebagai penanda dukungan terhadap kegiatan.

"Logo (Le Minerale) berada pada water barrier atau pembatas jalan yang berfungsi sebagai fasilitas pengaturan lalu lintas, dan bukan sebagai sponsorship kegiatan," jelas perusahaan.

Le Minerale menegaskan, keberadaan logo pada pembatas jalan tidak menunjukkan bahwa perusahaan terlibat atau mendukung Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia 2026. Dengan demikian, perusahaan membantah anggapan bahwa kemunculan produknya dalam dokumentasi tersebut berkaitan dengan sponsorship kegiatan.

Klarifikasi ini muncul di tengah respons warganet yang telanjur ramai, termasuk seruan untuk tidak lagi membeli produk Le Minerale.

Perusahaan berharap penjelasan yang disampaikan dapat memberikan gambaran lebih utuh mengenai persoalan tersebut sekaligus mencegah kesalahpahaman yang berlanjut.

Baca Juga :
Netizen Malaysia Serukan Boikot Produk Indonesia, dari Makanan hingga Kecantikan Ini Daftarnya
Diduga Bawa Agenda Zionisme, Seruan Boikot Konser 'Till The Whole World Knows' Bermunculan di Medsos
Muncul Desakan Boikot Ruben Onsu dari Stasiun TV

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Bertemu BPKH, Sugiono Minta Optimalisasi Tata Kelola dan Pengelolaan Keuangan Haji
• 18 jam lalu
0
thumb
Bakal Diresmikan Prabowo, Pabrik Baterai CATL-Antam Sudah Mulai Produksi
• 17 jam lalu
0
thumb
[FULL] Polisi Bahas Pembunuhan Istri Siri & Anak di Madiun, Benarkah Pelaku Beraksi Seorang Diri?
• 8 jam lalu
0
thumb
5 Fakta Pembacok Bobotoh di Bogor Suka Bawa Celurit ke Mana-mana
• 22 jam lalu
0
thumb
Fathimah BEM UI Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja Gibran di Depan Budiman Sudjatmiko
• 21 jam lalu
0
Berhasil disimpan.