Ekosistem Emas Jadi Masa Depan RI, Ungkap Peluangnya di Sini

cnbcindonesia.com
2 jam lalu
Cover Berita
Foto: dok Istimewa

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemanfaatan emas di Indonesia dinilai masih konvensional melalui pembuatan perhiasan hingga sebagai cadangan devisa. Padahal, logam mulia juga memiliki peran sebagai komponen dalam industri elektronik modern, termasuk sebagai bahan pendukung produksi semikonduktor.

Data World Gold Council menyebutkan produksi emas Indonesia pada 2025 mencapai 104 ton. Capaian ini menempatkan Indonesia berada pada peringkat 10 di dunia.

World Gold Council juga menyoroti peningkatan investasi menjadi pendorong utama pertumbuhan permintaan emas, baik dari sisi kepemilikan emas pada Exchange-Traded Fund (ETF) emas global yang memasuki tahun kedua terkuat sepanjang sejarah maupun pembelian emas batangan dan koin yang meningkat hingga mencapai level tertinggi dalam 12 tahun terakhir.


Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menargetkan ketersediaan seluruh bahan baku pendukung hilirisasi tersedia secara mandiri di dalam negeri, termasuk emas. Ketersediaan sumber daya yang terjamin diharapkan dapat meningkatkan keyakinan para investor global untuk membangun fasilitas manufaktur termasuk basis emas di Tanah Air.

Belum lama ini, pemerintah pun membentuk Indonesia Bullion Market Association (IBMA). IBMA akan berperan sebagai jembatan antara pelaku industri, regulator, menampung aspirasi, wadah kolaborasi, dan regulator.

Untuk itu, media ekonomi dan terintegrasi CNBC Indonesia melihat peluang ekosistem emas sekaligus mengapresiasi industri emas dengan menggelar Road to CNBC Indonesia Award 2026 'Best Gold Ecosystem' pada Selasa, 3 November 2026 pukul 15:30 WIB. Penghargaan ini diberikan kepada para pelaku usaha yang mampu menggeliatkan ekosistem emas di Indonesia.

Sebelum penghargaan diberikan, akan digelar juga dialog eksklusif yang mengupas tuntas iklim investasi saham di Indonesia terutama dari sisi pasar modal. Dialog eksklusif ini juga akan dipandu secara langsung oleh anchor CNBC Indonesia, bersama dengan narasumber yang kompeten.

Road to CNBC Indonesia Award merupakan rangkaian dari CNBC Indonesia Awards 2026 yang akan digelar pada beberapa waktu mendatang.

Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi kepada berbagai sektor usaha dan industri yang memiliki andil dalam membawa dampak positif terhadap kemajuan ekonomi Tanah Air ini. Selain itu, dalam rangkaian perhelatan ini, akan disajikan wawancara menarik setiap minggunya pada program Profit, Power Lunch, hingga Closing Bell yang menghadirkan narasumber.

Jangan sampai ketinggalan seluruh rangkaian Road to CNBC Indonesia Awards 2026 secara live hanya di CNBC Indonesia TV dan www.cnbcindonesia.com.


(dpu/dpu)
Saksikan video di bawah ini:
Video: Minat Investasi Emas Fisik Vs Emas Digital Hadapi Gejolak Harga

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Menkomdigi ajak peserta IYS berinovasi jadi pemimpin digital
• 41 menit lalu
0
thumb
Rupiah Jumat Pagi Menguat ke Rp18.115 per USD
• 16 jam lalu
0
thumb
KPK Periksa Ipar Mantan Kepala BNPB, Dalami Dugaan Konflik Kepentingan Pengadaan
• 17 jam lalu
0
thumb
Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Betrand Peto Terhadap ANW Resmi Naik Penyidikan
• 14 jam lalu
0
thumb
KOWANI Sambut Terbitnya SK Menteri Hukum dan Perkuat Agenda Pemberdayaan Perempuan
• 11 jam lalu
0
Berhasil disimpan.