Kenapa PKS Dukung Hak Angket Suket Gibran? Jubir: Bagian dari Kepedulian Kita Sebagai Koalisi

kompas.tv
4 jam lalu
Cover Berita
Juru Bicara PKS, Rangga Kusumo, dalam dialog Sapa Indonesia Pagi, Kompas TV, Senin (26/10/2026). (Sumber: Tangkapan layar Kompas TV)

JAKARTA, KOMPAS.TV – PKS menyatakan keputusan untuk mendukung hak angket di DPR terkait penyetaraan pendidikan ijazah Gibran merupakan kepedulian mereka sebagai bagian dari koalisi pemerintah.

Hal itu disampaikan oleh Juru Bicara Muda PKS, Rangga Kusumo, dalam dialog Kompas Petang, Kompas TV, Jumat (30/10/2026), menjawab pertanyaan tentang kenapa PKS akhirnya mendukung hak angket untuk Wapres Gibran.

“Justru kenapa kami tidak diam, ini bagian dari kepedulian kita sebagai bagian dari koalisi. Kita sejak awal bilang bahwa koalisi kita kritis, konstruktif, solutif,” kata dia.

“Kenapa kita tidak diam? Kita tidak ingin polemik ini yang sudah meluas di publik, ini kemudian mengganggu kinerja pemerintah ke depan,” ucapnya.

Baca Juga: [FULL] Faldo Maldini & Rangga Kusumo Bahas Pertemuan PKS Dengan PDIP soal Hak Angket Gibran di DPR

Oleh sebab itu, lanjut dia, PKS bersikap dan mendengarkan masukan masyarakat, serta menggunakan jalur yang konstitusional.

“Kita ingin kok semuanya agar segera tuntas ini dan kemudian pemerintah bisa bekerja, seperti itu. Saya kira itu dan satu hal soal tadi putusan PTUN dan seterusnya tadi itu biarkanlah berjalan.”

“Tapi kami ingin bilang bahwa putusan MK yang final dan mengikat tersebut di dalamnya ada--cara membaca putusan MK itu kan tidak hanya amarnya saja, ada juga pertimbangan hukumnya, ada fakta persidangan, itu bagian satu kesatuan, seperti itu,” ujarnya.

Tanggapan PSI

Sementara, politikus PSI, Faldo Maldini, yang juga menjadi narasumber dalam dialog tersebut, berharap agar wacana hak angket bukan untuk ‘menyidangkan’ Gibran.

Awalnya, ia menjawab pertanyaan apakah ia yakin bahwa dengan PKS dan PDIP saja sudah cukup untuk menggulirkan hak angket.

“Ya, kalau PKS-PDIP sudah bersatu mah sudah paten sih sebenarnya. Tapi tentunya yang dari kami sekali lagi yang kami titipkan lagi-lagi bukan hanya sekedar soal menyelidiki kebijakan terkait ini,” kata dia.

“Kan angket untuk menyelidiki kebijakan ya. Tapi juga mudah-mudahan saya titip doa bukan untuk “nyidangin” Mas Gibran,” ujarnya.

Ia juga menegaskan, pihaknya menitipkan harapan kepada PDIP dan PKS untuk sama-sama seriusi aturan pencalonan, khususnya untuk WNI yang menempuh pendidikan di luar negeri.

“Yang kuliahnya di luar negeri, itu banyak loh orang-orang kayak gitu. Bisa jadi mereka pengin jadi wali kota, bupati, dan sebagainya,” kata dia.

“Tapi apapun yang dilakukan PKS semisal semisal proses ini tidak gol di DPR, saya juga tidak mau mendahului proses ya.”

Baca Juga: Bahas Suket Ijazah Gibran, PKS Soroti Pasal 18 PKPU, Politikus PSI Singgung Komisi II DPR

Saat ditanya kenapa ada anggapan bahwa hak angket tidak akan ‘gol’, Faldo menyebut ada dua kemungkinan, yakni gol atau tidak gol.

“Kalau tidak gol jangan berhenti untuk memperjuangkan nasib anak-anak yang punya status pendidikan via pathway ini,” upanya.

Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.

Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Desy-Afrianti

Sumber : Kompas TV

Tag
  • pks
  • hak angket
  • gibran
  • suket penyetaraan pendidikan gibran
  • suket ijazah gibran
Selengkapnya


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Sosok Manami Yamada, Perempuan yang Suarakan dan Hadirkan Platform Layanan Menopause
• 11 jam lalu
0
thumb
Kecelakaan Tunggal di Flyover Pesing, Pemotor Jatuh ke Bawah Jembatan
• 10 jam lalu
0
thumb
Gegara Tak Dijemput, Nenek di Depok Siram Minyak Tanah dan Bakar Cucunya
• 18 jam lalu
0
thumb
Bareskrim Ajukan Pencabutan Izin 23 Korporasi Diduga Terlibat Karhutla
• 15 jam lalu
0
thumb
OJK Jabar ingatkan pentingnya rencana keuangan hadapi ketidakpastian
• 3 jam lalu
0
Berhasil disimpan.