Waka Komisi IX DPR Dorong Pemerataan Layanan Kesehatan: Apa Pun Kondisinya

detik.com
2 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Wakil Ketua Komisi IX DPR Fraksi Partai Gerindra, Putih Sari, mendorong pemerataan layanan kesehatan hingga pelosok negeri. Putih Sari mengatakan kesehatan merupakan hak dasar setiap warga negara yang harus dipenuhi tanpa memandang tempat tinggal maupun kondisi ekonomi.

Putih Sari mengatakan pembangunan kesehatan tak cukup hanya dengan menghadirkan rumah sakit, puskesmas, maupun fasilitas medis lainnya. Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, katanya, memprioritaskan pelayanan kesehatan berkualitas ke seluruh wilayah.

Putih Sari mengingatkan Indonesia masih menghadapi pekerjaan besar di sektor kesehatan. Mulai dari tingginya beban penyakit menular dan tidak menular, persoalan gizi dan stunting, kesehatan ibu dan anak, hingga ketimpangan akses pelayanan kesehatan serta keterbatasan tenaga medis di berbagai daerah.

"Karena memang kita sampai dengan hari ini masih menghadapi berbagai tantangan-tantangan di dunia kesehatan, mulai dari beban penyakit, apakah itu menular ataupun juga penyakit tidak menular," kata Putih Sari dalam keterangannya, Jumat (30/10/2026).

Baca juga: BGN Bilang Tak Antikritik, Waka Komisi IX DPR Tunggu Perbaikan MBG

Menurutnya, berbagai persoalan itu membutuhkan penanganan yang menyeluruh. Ia mengingatkan terkait langkah pencegahan, edukasi kesehatan dan deteksi dini terhadap berbagai risiko penyakit.

Putih Sari menegaskan bahwa pemerataan pelayanan kesehatan harus menjadi perhatian serius dalam pembangunan nasional. Sebab, hingga kini masih terdapat masyarakat yang menghadapi keterbatasan dalam mengakses fasilitas kesehatan maupun tenaga medis.

Putih Sari juga menekankan pentingnya pembangunan sektor kesehatan yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Komisi IX DPR menekankan layanan kesehatan harus adil dan merata bagi masyarakat Indonesia.

"Jadi pembangunan kesehatan ini harus bisa memastikan bahwa setiap warga negara Indonesia di mana pun mereka tinggal, apa pun kondisi sosialnya, ekonominya, itu harus memiliki kesempatan yang adil untuk bisa hidup sehat," imbuhnya.

Baca juga: BGN Bilang Tak Antikritik, Waka Komisi IX DPR Tunggu Perbaikan MBG




(dwr/rfs)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Mengapa Pemprov Jakarta Harus Menebus Ribuan Ijazah Warga?
• 12 jam lalu
0
thumb
Mengenal Lebih Dekat Darmawangsyah Muin, Sosok yang Kini Menjabat Bupati Gowa Gantikan Sitti Husniah
• 8 jam lalu
0
thumb
Soal Konser Andrea Bocelli, Guru Besar UI Bicara Dampak Ekonomi dan Sosial
• 6 jam lalu
0
thumb
KPK Tetapkan Dedi Congor sebagai Tersangka Baru Kasus Korupsi Bea Cukai
• 13 jam lalu
0
thumb
Kemenperin Sebut Industri Manufaktur Makin Ekspansif, IKI Tembus 53,77
• 14 jam lalu
0
Berhasil disimpan.