Pandeglang: Menjaga lingkungan dan membantu memenuhi kebutuhan masyarakat dapat dilakukan melalui langkah sederhana yang memberikan manfaat langsung. Semangat tersebut terlihat dalam kegiatan sosial di Kampung Kadu Jogja, Desa Carita, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, Jumat, 30 Oktober 2026.
Dalam kegiatan yang digelar Hallonews bersama Dompet Dhuafa tersebut, sebanyak 200 bibit pohon buah ditanam. Selain itu, ratusan paket sembako dibagikan dan sekitar 200 warga mendapatkan pelayanan pemeriksaan kesehatan serta obat-obatan secara gratis.
Penanaman pohon menjadi salah satu agenda yang bertujuan mendorong kepedulian masyarakat terhadap kelestarian lingkungan. Namun, upaya penghijauan tidak berhenti pada penanaman, melainkan perlu dilanjutkan dengan perawatan agar bibit dapat tumbuh dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.
"Pohon yang kita tanam hari ini bukan sekadar tanaman yang ditancapkan ke tanah. Pohon ini merupakan simbol harapan, kehidupan, dan tanggung jawab kita terhadap masa depan," kata Pemimpin Redaksi Hallonews, Sumber Rajasa Ginting, di Pandeglang.
Baca Juga :
Pelestarian Lingkungan dan Pembangunan Nasional Disebut Mesti Beriringan"Jangan sampai kita hanya bangga menanam, tetapi lupa memelihara," jelasnya.
Kegiatan sosial di Kampung Kadu Jogja, Desa Carita, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, Jumat, 30 Oktober 2026. Dokumentasi/ istimewa.
Selain penanaman pohon, kegiatan tersebut diisi dengan pembagian ratusan paket sembako bagi warga. Bantuan kebutuhan pokok ini diharapkan dapat membantu meringankan pengeluaran keluarga penerima manfaat.
Camat Carita, Marda, mengapresiasi kegiatan yang melibatkan masyarakat setempat, terutama pelayanan kesehatan gratis yang memberikan kesempatan bagi warga untuk memeriksakan kondisi kesehatannya.
"Atas nama masyarakat Kecamatan Carita, kami mengucapkan terima kasih. Ini merupakan kesempatan yang sangat baik bagi masyarakat, khususnya warga Kampung Kadu Jogja, untuk mendapatkan pelayanan kesehatan," kata Marda.
Ia berharap kerja sama antara lembaga sosial, media, pemerintah, dan masyarakat dapat terus berlanjut. Marda juga mengingatkan warga untuk ikut menjaga bibit pohon yang telah ditanam agar manfaat penghijauan dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Manfaat kegiatan tersebut juga dirasakan Juminten (56), salah seorang warga yang menerima bantuan sembako sekaligus mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis.
"Saya tadi melakukan pengecekan darah dan penyakit yang dialami. Obat yang diberikan ada lima jenis. Saya senang mendapatkan sembako lengkap dan gratis," kata Juminten.
Ia berharap pelayanan kesehatan serupa dapat kembali dilaksanakan karena masih ada warga yang membutuhkan akses pemeriksaan kesehatan.
"Harapannya pengobatan gratis ini jangan hanya sekali saja. Kalau bisa sebulan dua kali diadakan di sini," ungkapnya.
Dalam kegiatan tersebut, sekitar 200 warga dari berbagai kelompok usia, mulai dari lanjut usia (lansia), ibu-ibu hingga balita, mendapatkan pemeriksaan kesehatan dan obat-obatan tanpa dipungut biaya.
Rangkaian kegiatan ini merupakan bagian dari Rapat Kerja Hallonews 2026 dan melibatkan perwakilan Dompet Dhuafa Banten, pemerintah daerah, kepolisian, perangkat desa, serta tokoh masyarakat.
Melalui penanaman pohon, bantuan kebutuhan pokok, dan pelayanan kesehatan, kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa kepedulian sosial dapat diwujudkan melalui berbagai bentuk aksi. Keberlanjutan kegiatan dan keterlibatan masyarakat diharapkan dapat memperkuat semangat gotong royong sekaligus menjaga lingkungan di sekitar tempat tinggal.





Komentar (0)