Grid.ID - Obrolan panjang, pelukan hangat, hingga perdebatan kecil soal makanan ternyata menjadi hal-hal sederhana yang paling dirindukan ketika seseorang telah tiada. Hal itu pula yang kini dirasakan Hannah Al Rashid setelah tujuh hari kepergian sang ayah.
Melalui unggahan Instagram pada Kamis (29/10/2026), Hannah membagikan kenangannya tentang sang ayah, Aidinal Hamzah Al Rashid, yang akrab disapa Bubs. Dalam unggahan tersebut, ia menceritakan bagaimana hari-harinya terasa berbeda sejak kepergian sang ayah.
Lewat unggahannya, Hannah mengaku sang ayah pergi dengan tenang. Namun, di balik kepergian tersebut, ia masih berusaha menghadapi perasaan kehilangan yang begitu besar.
“He’s passed peacefully but my heart is in chaos,” tulis Hannah dalam unggahan Instagram pribadinya, Kamis (29/10/2026).
Salah satu hal yang paling dirindukan Hannah adalah kebiasaan sang ayah yang kerap mengomel dan mengingatkannya. Ia juga merindukan pelukan hangat yang dahulu bisa didapatkan kapan saja.
Tak hanya itu, Hannah turut mengenang obrolan panjang mereka yang sering berlangsung hingga larut malam. Bahkan, perdebatan sederhana mengenai tempat dengan Coto Makassar terbaik di Jakarta atau Makassar kini menjadi kenangan yang membuatnya rindu.
“Kebiasan deh Bubs, siapa yang akan bawelin hannah? Siapa yang akan peluk Hannah sekenceng itu lagi?siapa yang akan berdebat lagi sama Hannah soal Dimana coto Makassar di Jakarta dan Makassar?” lanjut Hannah dalam unggahannya.
Di sisi lain, kepergian sang ayah membuat Hannah menyadari bahwa sosok Bubs ternyata begitu berarti bagi banyak orang. Selama sepekan setelah kepergiannya, keluarga Hannah menerima banyak pesan berisi kenangan dan cerita hangat dari orang-orang yang pernah mengenalnya.
Cerita tersebut datang dari berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa Indonesia yang pernah dibantu Aidinal selama di Inggris, teman-teman diaspora Indonesia di London, hingga komunitas pencak silat dari berbagai negara. Bahkan, ada orang-orang yang sebelumnya tak dikenal keluarga Hannah, tetapi menyimpan kenangan tersendiri tentang kebaikan sang ayah.
Sosok Aidinal juga dikenal dekat dengan dunia pencak silat. Ia disebut berperan memperkenalkan bela diri tradisional Indonesia tersebut ke Eropa dan menjalin hubungan dengan komunitas pencak silat di berbagai negara.
Kedekatan sang ayah dengan banyak orang rupanya sempat dirasakan Hannah. Ia mengaku dahulu merasa harus berbagi perhatian ayahnya, bahkan menyebut Bubs sebagai sosok yang seolah menjadi bapak bagi semua orang.
Kendati demikian, melihat banyaknya doa dan cerita yang dibagikan orang-orang, Hannah Al Rashid justru menganggapnya sebagai sebuah berkah. Ia menyadari bahwa kasih sayang sang ayah ternyata tak hanya dirasakan oleh keluarga, tetapi juga oleh banyak orang.
Dalam unggahannya, Hannah juga menitipkan harapan agar sang ayah kini bisa berkumpul kembali dengan orang-orang terkasih di jannah. Ia membayangkan Bubs menikmati kopi dan kretek kesukaannya, sambil tetap mengomel seperti kebiasaannya dulu.(*)
Artikel Asli





Komentar (0)