Pesan Erick Thohir untuk Pemuda: Mimpi Setinggi Langit, Jangan Lupa Sesama

disway.id
6 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID-- Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir mengajak generasi muda Indonesia menanamkan nilai patriotisme, kegigihan, dan empati dalam membangun masa depan bangsa.

Bagu, kemajuan Indonesia tidak cukup hanya diukur dari perkembangan teknologi dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari karakter serta kepedulian masyarakatnya.

BACA JUGA:30 Promo Birthday Treats November 2026 dan Cara Klaim, Ada Ebiga Jjampong, Ramen1 hingga Teazzi!

Pesan tersebut disampaikan Erick saat bertindak sebagai inspektur upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-98 di Taman Proklamasi, Jalan Penataran Nomor 10, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat pada Rabu, 28 Oktober 2026.

Upacara tersebut diikuti ratusan peserta, termasuk Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Taufik Hidayat, jajaran pejabat dan pegawai Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), serta para pemuda yang tergabung dalam Wirasena Youth Camp dan delegasi Singapore–Indonesia Youth Leaders Exchange Programme (SIYLEP).

BACA JUGA:Samsung Umumkan Pemenang Solve for Tomorrow 2026, Tim BryotechAlpha dan I-SEUNG Raih Juara Pertama

Dalam sambutannya yang mengusung tema "Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia", Erick mengajak seluruh masyarakat kembali merenungkan makna Sumpah Pemuda yang diikrarkan pada 28 Oktober 1928.

Menurutnya, ikrar yang lahir 98 tahun silam tersebut menjadi tonggak penting dalam menyatukan perbedaan dan memperkuat perjuangan menuju Indonesia sebagai satu bangsa.

"Hari ini, semangat itu harus terus hidup. Bukan hanya dalam ingatan kita, tetapi dalam karakter setiap generasi penerus bangsa," ungkap Erick.

Ia menekankan, semangat persatuan tersebut harus menjadi landasan bagi generasi muda untuk membawa Indonesia menjadi bangsa yang semakin maju.

BACA JUGA:Samsung Umumkan Pemenang Solve for Tomorrow 2026, Tim BryotechAlpha dan I-SEUNG Raih Juara Pertama

Namun, kemajuan sejati tidak semata-mata ditentukan oleh gedung-gedung tinggi, teknologi canggih, maupun kekayaan yang melimpah.

Erick menilai, pembangunan bangsa harus dimulai dari kualitas manusia, terutama karakter, kecintaan terhadap tanah air, daya juang, dan kepedulian terhadap sesama.

"Karena itu, kita harus membentuk generasi masa depan yang patriotik, gigih, dan berempati," kata dia.

Karena itu, Erick mendorong para pemuda untuk berani memasang cita-cita setinggi mungkin dan bekerja keras dalam mewujudkannya. Namun, ambisi dan kekuatan tersebut harus tetap diimbangi dengan kelembutan hati serta kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Wisata Kuliner Murah bagi Pekerja Urban
• 13 jam lalu
0
thumb
Kemendagri Kembangkan Sistem Informasi Peringatan Dini Banjir, BNPB Kenalkan Aplikasi InaRISK di Banjarmasin
• 9 jam lalu
0
thumb
Manfaatkan Energi Surya, AHY Resmikan Program PELITA di Pesanggrahan Jaksel
• 5 jam lalu
0
thumb
Menteri PKP Konsultasi dengan BPKP, Bahas 2.200 Rumah di Papua Pegunungan dan KPR Subsidi
• 9 jam lalu
0
thumb
Peringatan Keras Hashim Djojohadikusumo: IHSG Hancur dari Dalam, Bukan Karena MSCI
• 20 jam lalu
0
Berhasil disimpan.