Kompas Gelar Pasar Gagasan "Indonesia Besok", Bahas Masa Depan Bangsa

kompas.tv
3 jam lalu
Cover Berita
Diskusi ”Indonesia, Besok: Pasar Gagasan Pilar Belajar, Kerja, Bumi” di Jakarta, Rabu (28/10/2026). Para pembicara dalam diskusi itu antara sejarawan Hilmar Farid; Public Engagement and Action Manager dan Ketua Pokja Politik Greenpeace Indonesia Khalisah Khalid (kedua dari kanan); serta Penggagas Gerakan Aksi Bersama dan Pendiri Karsa City Lab Anies Baswedan (kanan). (Sumber: Kompas)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Bertepatan dengan momen peringatan Hari Sumpah Pemuda, Kompas mengadakan Pasar Gagasan “Indonesia Besok” sebagai forum pertemuan dan pertukaran ide terkait masa depan bangsa.

Acara lintas perspektif ini diselenggarakan di Studio 2, Menara Kompas, Jakarta pada Rabu (28/10/2026).

Kegiatan ini mempertemukan para tokoh, akademisi, peneliti, hingga pegiat masyarakat sipil untuk mencari solusi atas berbagai tantangan sosial, ekonomi, lingkungan, dan tata kelola pemerintahan.

Agenda tersebut dibuka secara resmi oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional sekaligus Kepala Bappenas Rachmat Pambudy.

Dalam kesempatan yang sama, berlangsung pula peluncuran buku berjudul Bukan Tamu di Negeri Ini.

Peluncuran buku dilakukan oleh Chief Executive Officer KG Media Andy Budiman, didampingi Chief Executive Officer Kompas Gramedia Lilik Oetama, dan Pemimpin Redaksi Harian Kompas Haryo Damardono.

Forum ini membagi rangkaian diskusi menjadi dua pilar utama.

Baca Juga: Ketika Gen Z Unjuk Gigi, Refleksi Kecil di Momen Sumpah Pemuda

Keadilan Lingkungan dan Penguatan Demokrasi

Pilar Gagasan 1 mengangkat tema Belajar, Kerja, dan Bumi dengan menghadirkan sejarawan Hilmar Farid; peneliti makroekonomi Teuku Riefky; Ketua Kelompok Kerja Politik Greenpeace Indonesia Khalisah Khalid; serta pendiri Karsa City Lab, Anies Baswedan.

Diskusi ini menekankan pentingnya memaknai Sumpah Pemuda melalui penciptaan kehidupan yang adil dan berkelanjutan, akses pekerjaan yang layak, serta transisi energi yang berkeadilan.

Kepastian hukum dan meritokrasi juga dipandang sangat krusial untuk menunjang pemerataan kesempatan.

Sementara itu, Pilar Gagasan 2 berfokus pada tema Negeri dan Nusa yang mendiskusikan upaya memperkuat demokrasi, kebebasan sipil, serta kemandirian daerah.

Baca Juga: Perkuat Kepedulian Kesehatan Mental, Kompas Gramedia Luncurkan Ikon "Heart of Kompas Gramedia"

Sesi ini menghadirkan Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid; pengajar hukum kepemiluan Universitas Indonesia, Titi Anggraini; serta Direktur Eksekutif KPPOD Herman N Suparman.

Para pembicara menyoroti perlunya perbaikan sistem pemilihan umum yang inklusif dan penguatan otonomi daerah melalui kepastian fiskal.

"Jadi, menurut saya, jangan pernah takut untuk membayangkan sesuatu yang baru tentang Indonesia. Mudah-mudahan itu salah satu pembelajaran penting dari Sumpah Pemuda,” tutur Usman Hamid.

Penyerahan Mandat Gagasan

Selain forum utama, acara ini juga merangkum sesi pengenalan Kelas Opini dan bedah buku Bukan Tamu di Negeri Ini bersama Yanuar Nugroho dan Ignatius Haryanto yang dipandu oleh Editor Opini Harian Kompas Neli Triana.

Baca Juga: Momen Kepala BGN Sudaryono Berbahasa Jepang Bahas Inovasi MBG, Disambut Tepuk Tangan

Setelah penampilan monolog dari kreator konten Jovial Da Lopez, kegiatan dilanjutkan dengan agenda penyerahan rekomendasi gagasan hasil diskusi yang didukung oleh Think Policy.

Peneliti Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat (ELSAM) Markus Togar Wijaya bersama pendiri Asah Kebijakan Indonesia Nur Fauzi Ramadhan menyerahkan hasil rumusan tersebut kepada para pemangku kebijakan.

Rekomendasi itu diterima oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya, Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital Fifi Aleyda Yahya, serta Kepala Bidang Komunikasi Publik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Shendy Adam Firdaus.

Rangkaian acara Pasar Gagasan "Indonesia Besok" ini kemudian ditutup dengan perhelatan Malam Anugerah Cerpen Kompas 2026.

Baca Juga: Sumpah Pemuda, saat Pemuda Terseok-seok Cari Kerja

 

Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.

Penulis : Gilang Romadhan Editor : Edy-A.-Putra

Sumber : Kompas TV

Tag
  • Kompas
  • Sumpah Pemuda
  • Anies Baswedan
  • Kompas Gramedia
  • Pasar Gagasan
  • Indonesia Besok
Selengkapnya


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Dorong Penguatan Tata Kelola dan Pencegahan Korupsi di Daerah, Wamendagri Akhmad Wiyagus Tekankan Integritas
• 20 jam lalu
0
thumb
Ingram Micro Jadi Best Enterprise AI Ecosystem
• 34 menit lalu
0
thumb
Kuasa Hukum Roy Suryo Nantikan Kehadiran Jokowi ke Sidang: Kenapa Selama Ini Tak Menunjukkan Ijazah?
• 10 jam lalu
0
thumb
Israel Bombardir Lokasi Kerja Kementerian di Gaza, Empat Pegawai Syahid
• 22 jam lalu
0
thumb
Sinopsis dan Daftar Pemain Drakor Misteri Fantasi Dead-End Job yang Tayang di Netflix
• 2 jam lalu
0
Berhasil disimpan.