Punya Keahlian Khusus, Tersangka Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Bisa Dapat Penghasilan Rp9 Juta per Hari

tvonenews.com
1 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Tersangka pembunuhan ibu dan anak di Madiun ternyata punya keahlian khusus yang bisa menghasilkan uang Rp9 juta per harinya.

Kepala Subdirektorat III Kekahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Timur Ajun Komisaris Besar Polisi Arbaridi Jumhur mengatakan tersangka berinisial DBM (40) itu merupakan tenaga ahli manufaktur.

Keahlian DBM di bidang itu ternyata dibutuhkan perusahaan asing untuk proyek-proyek besar di sektor minyak dan gas seperti pembangunan anjungan minyak lepas pantai, pengeboran bawah laut, hingga penelitian kondisi tanah sebelum eksplorasi dilakukan.

"Proyek-proyek besar perusahaan asing yang mau bikin anjungan minyak, mau bikin penelitian kondisi tanah, butuh kemampuan dia," kata Jumhur, dikutip Jumat (30/10/26).

DH, korban pembunuhan sadis di Madiun oleh suami sirinya DBM
Sumber :
  • Syamsul Huda/tvOne - Threads @bianca_vocca09

Jumhur menyebut keahlian khusus itulah yang membuat DBM mendapatkan bayaran yang cukup tinggi saat dikontrak untuk mengerjakan suatu proyek.

"Per hari saja bisa Rp9 juta," ungkapnya.

Namun, Jumhur menyebut pekerjaan DBM ini menggunakan sistem kontrak dengan durasi tertentu. Tak hanya mengungkap soal pekerjaan DBM, Jumhur juga mengungkap latar belakang pendidikannya.

Ternyata DBM merupakan lulusan dari salah satu perguruan tinggi ternama di Bandung. (nsi)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Jelang Sidang 5 November, Dokter Tifa Buka Kanal Pertanyaan Publik untuk Jokowi
• 18 jam lalu
0
thumb
19 Orang Ditangkap saat Demo 28 Oktober Dipulangkan
• 18 jam lalu
0
thumb
Skenario Horor Rupiah Tembus Rp22.000/Dolar, BI: Tenang, Kita Punya Banyak Instrumen
• 6 jam lalu
0
thumb
Inggris Siapkan Dana Rp 14,5 Triliun untuk Perkuat Keamanan AI
• 21 jam lalu
0
thumb
Alika Jantinia Nyaris Menangis saat Dikejar Pemeran Hantu di Film Hajatan Setan
• 1 jam lalu
0
Berhasil disimpan.