Mengenal Om Erick, Psychological Trading Coach yang Menggabungkan Psikologi dan AI

kompas.tv
3 jam lalu
Cover Berita
Mohamad Thorik Sugarry atau Om Erick, Psychological Trading Coach sekaligus praktisi trading dan pengembang aplikasi berbasis AI. (Sumber: Dok. Mohamad Thorik Sugarry)

KOMPAS.TV – Mohamad Thorik Sugarry, yang lebih dikenal dengan sapaan Om Erick, merupakan seorang Psychological Trading Coach, praktisi trading, sekaligus pengembang aplikasi berbasis Artificial Intelligence (AI).

Memiliki pengalaman di dunia trading sejak tahun 2010, Om Erick dikenal memiliki ketertarikan mendalam terhadap hubungan antara psikologi manusia, perilaku trader, dan proses pengambilan keputusan dalam menghadapi ketidakpastian pasar keuangan.

Ia juga memiliki sejumlah sertifikasi profesional, di antaranya Certified Technical Analyst (CTA), Certified Hypnotist, dan Certified NLP (Neuro-Linguistic Programming).

Kombinasi keilmuan tersebut menjadi fondasi pendekatannya dalam memberikan edukasi psikologi trading. Menurutnya, keberhasilan seorang trader tidak hanya ditentukan oleh kemampuan membaca pergerakan harga, tetapi juga oleh kemampuan mengelola risiko, memahami emosi, serta menjaga konsistensi dalam menjalankan sistem trading.

Edukasi Psikologi Trading dan Pengendalian Emosi

Melalui berbagai kegiatan edukasi, seminar, dan webinar psikologi trading, Om Erick aktif membagikan wawasan mengenai beragam tantangan psikologis yang kerap dihadapi trader, mulai dari Fear of Missing Out (FOMO), overtrading, revenge trading, ketakutan menghadapi kerugian, hingga kesulitan menjaga disiplin setelah memperoleh profit.

Komitmennya dalam dunia edukasi trading juga diwujudkan melalui karya tulis. Om Erick merupakan penulis dua buku, yaitu BELAJAR TRADING MULAI DARI 0 SAMPAI BISA PROFIT dan PSIKOLOGI TRADING, yang merupakan buku psikologi trading pertama di Indonesia. Melalui kedua buku tersebut, ia berupaya membantu masyarakat memahami trading, baik dari sisi teknis maupun psikologis.

Selain aktif di bidang edukasi, Om Erick juga memiliki pengalaman dan pencapaian di tingkat internasional. Pada 2024, ia pernah menempati peringkat ke-36 dunia di MQL5, sebuah platform yang berkaitan dengan ekosistem trading dan pengembangan solusi trading. Pencapaian ini menjadi salah satu bagian dari perjalanan dan pengalamannya di dunia trading.

Mengembangkan Teknologi AI melalui Gudang Broker

Di luar aktivitas trading dan edukasi, Om Erick juga menaruh perhatian besar terhadap perkembangan teknologi, khususnya Artificial Intelligence (AI). Berangkat dari keinginannya agar teknologi tidak hanya menjadi sesuatu yang canggih, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas, ia mengembangkan Gudang Broker, sebuah aplikasi berbasis AI yang dirancang untuk membantu masyarakat, khususnya para trader, memanfaatkan teknologi dalam mendukung aktivitas trading.

Menariknya, Gudang Broker dikembangkan dengan konsep akses terbuka sehingga dapat digunakan secara gratis, tanpa registrasi dan tanpa biaya berlangganan bulanan. Keputusan ini merupakan bagian dari visinya untuk menjadikan teknologi AI lebih inklusif dan mudah dijangkau oleh siapa saja, tanpa terbebani biaya akses.

Bagi Om Erick, pengembangan teknologi bukan semata-mata tentang menciptakan produk digital, melainkan juga tentang bagaimana inovasi dapat memberikan nilai dan manfaat bagi lebih banyak orang. Melalui edukasi, karya tulis, pengalaman di dunia trading, serta pengembangan Gudang Broker, ia berupaya menggabungkan pengetahuan, pengalaman, dan teknologi untuk membuka akses yang lebih luas terhadap informasi dan inovasi di bidang trading.

Mohamad Thorik Sugarry atau Om Erick, praktisi trading, Psychological Trading Coach, dan pengembang aplikasi berbasis kecerdasan buatan (AI).   (Sumber: Dok. Mohamad Thorik Sugarry)

Membangun Identitas Profesional melalui Edukasi dan Teknologi

Melalui akun Instagram, TikTok, dan situs web pribadinya, omerick.com, Om Erick juga membangun identitas profesionalnya sebagai praktisi yang menghubungkan dunia trading, psikologi, edukasi, dan perkembangan teknologi.

Dengan pengalaman, latar belakang keilmuan, serta berbagai inisiatif edukasi dan pengembangan teknologi yang dijalankannya, Om Erick terus berupaya mendorong pemahaman bahwa trading bukan sekadar aktivitas mencari profit, melainkan proses pengambilan keputusan yang membutuhkan pengetahuan, pengendalian diri, dan manajemen risiko.

“Ilmu akan lebih bernilai ketika dibagikan, dan teknologi akan lebih bermakna ketika mampu memberikan manfaat bagi banyak orang.”

Prinsip tersebut menjadi semangat yang mendasari aktivitas Om Erick dalam mengembangkan edukasi psikologi trading dan menghadirkan inovasi teknologi yang dapat diakses masyarakat luas.

 

Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.

Penulis : ADV-Pasangiklan.com

Sumber : Kompas TV

Tag
  • Mengenal Om Erick
  • Psychological Trading Coach
  • Mohamad Thorik Sugarry
  • Artificial Intelligence
  • Gudang Broker
  • Advertorial
Selengkapnya


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Selain PT Djarum, KPK Geledah Sejumlah Lokasi di Kudus Terkait Kasus Bea Cukai
• 14 jam lalu
0
thumb
DP3AP2 DIY Luncurkan PRIMA GO, Dorong Akses Teknologi bagi Pengusaha Perempuan
• 18 jam lalu
0
thumb
Analisis Statistik xG Ungkap Klub Beruntung dan Sial di Eropa
• 3 jam lalu
0
thumb
Alasan Strategis Daihatsu Gelar Kumpul Sahabat di Bali
• 23 jam lalu
0
thumb
Detik-Detik Eks Wamen Imipas Silmy Karim Didakwa Peras WNA Rp168,9 M
• 13 jam lalu
0
Berhasil disimpan.